Tarif Jalan Tol Layang Japek Diusulkan Sama

Rabu , 20 November 2019 | 11:30
Tarif Jalan Tol Layang Japek Diusulkan Sama
Sumber Foto : Antara
Budi Setiyadi

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengusulkan tidak ada perbedaan antara tarif tol Jakarta-Cikampek (Japek) baik yang eksisting maupun layang.

“Kami usulkan pentarifan jangan antara yang bawah dan atas, mungkin rata-rata. Jangan yang atas ada tarif sendiri, yang bawah sendiri,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat  Budi Setiyadi di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Saat ini, kata dia, pentarifan masih digodok di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Jasa Marga sebagai operator.

Selain itu, Budi juga mengusulkan ada gerbang tol di Jalan Tol Jakarta-Cikampek layang.

“Yang bawah kan ada ‘gate’ tol, tapi yang atas tidak ada. Mungkin Jasa Marga akan siapkan jadi satu atas bawah,” katanya.

Pernyataan tersebut menyusul sudah bisa dioperasikannya Tol Jakarta-Cikampek layang untuk masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020.

“Jalan Tol ‘elevated’ (layang) udah bisa dipakai, bukan fungsional lagi tapi operasional,” katanya.

Terkait mekanisme operasi Jala Tol Jakarta-Cikampek itu sendiri, Budi masih menunggu pihak Kementerian PUPR dan Jasa Marga.

“Apakah mobil besar di bawah, mobil kecil di atas kami tidak tahu pengaturannya,” katanya.(E-3/ant)

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load