RI Tingkatkan Akses Pasar di China

Rabu , 14 Maret 2018 | 19:00
RI Tingkatkan Akses Pasar di China
Fajarini Puntodewi (Foto:kemendag.go.id)

NANNING - Indonesia bersiap mengikuti CAExpo ke-15 sebagai salah satu upaya meningkatkan akses pasar ke China sebagai negara tujuan ekspor. CAExpo berlangsung pada 12 – 15 September mendatang di Nanning, China.

Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi seusai mengikuti pertemuan Senior Official Meeting China–ASEAN Expo (SOM CAExpo), Senin (13/3/2018) di Nanning, China.

"Indonesia selalu berpartisipasi pada CAExpo setiap tahun. Fokus CAExpo tahun ini yaitu business to business meeting dan business matching untuk menarik lebih banyak lagi buyer potensial. Itu  sejalan dengan keinginan Indonesia sehingga dapat mendorong upaya pencapaian target ekspor sebesar 11 persen," kata Puntodewi.

Total perdagangan Indonesia–China pada tahun 2017 mencapai USD 58,82 miliar dengan nilai ekspor sebesar USD 23,05 miliar dan impor sebesar USD 35,77 miliar. Neraca perdagangan Indonesia dengan China masih mengalami defisit sebesar USD 12,72 miliar. Namun, nilai ekspor Indonesia ke China pada 2017 naik sebesar 37,27 persen atau lebih besar dari kenaikan impor yang mencapai 16,13 persen.

Menurut Puntodewi, keikutsertaan Indonesia pada tahun 2017 mencatat transaksi senilai USD 2,61 juta dan diikuti oleh 52 partisipan, serta dikunjungi lebih dari 20.000 orang.

 



Sumber Berita:kemendag.go.id
KOMENTAR