Tok! Komisi XI DPR Setujui Asumsi Makro RAPBN 2019

Kamis , 13 September 2018 | 18:45
Tok! Komisi XI DPR Setujui Asumsi Makro RAPBN 2019
Sumber Foto cnbcindonesia.com
Komisi XI DPR setujui asumsi makro RAPBN 2019.

JAKARTA - Pemerintah dan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (13/9/2018) menyepakati asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.

Hasil kesepakatan antara pemerintah dan komisi keuangan, kemudian akan di bawa ke tingkat selanjutnya untuk di bahas sebelum disahkan menjadi Undang-Undang dalam sidang paripurna.

Rapat yang digelar sejak 15:00 WIB itu, sempat memanas pada saat Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng akan mengetok asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di level Rp 14.400/US$.

Fraksi Gerindra, selaku oposisi menjadi fraksi yang paling lantang memperdebatkan asumsi nilai tukar di level tersebut. Jika menggunakan asumsi kurs Rp 14.400/US$, APBN dianggap makin tak realistis.

"Kalau buat APBN itu harus realistis. Asumsi sekarang Rp 14.400/US$, sekarang kondisi dolar Rp 14.800/US$. [...] kalau tetap begini, Gerindra tidak akan terlibat dalam pengambilan keputusan," kata Anggota Komisi XI Fraksi Gerindra Heri Gunawan

Meski demikian, perdebatan mengenai nilai tukar berakhir antiklimaks. Fraksi Gerindra pada akhirnya menyetujui asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 di level Rp 14.400/US$."Dengan berat hati, Fraksi Gerindra menyetujui asumsi nilai tukar rupiah," kata Heri.

Dengan demikian, maka asumsi RAPBN 2019 yang disepakati pemerintah bersama Komisi XI DPR tidak berubah. Berikut rinciannya :

• Pertumbuhan ekonomi : 5,3%
• Inflasi : 3,5%
• Nilai tukar rupiah : Rp 14.400/US$.
• Tingkat bunga SPN : 5,3%
• Tingkat pengangguran : 4,8% - 5,2%
• Angka kemiskinan 8,5% - 9,5%
• Gini Ratio 0,038 - 0,039
• Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,98

 



Sumber Berita: cnbcindonesia.com
KOMENTAR