Jalur KA Argo Parahyangan Jakarta - Bandung Kembali Normal

Sabtu , 15 Desember 2018 | 18:40
Jalur KA Argo Parahyangan Jakarta - Bandung Kembali Normal
Sumber Foto Andreva Rahmawan
Jalur KA Argo Parahyangan Jakarta - Bandung.

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan keamanan Jembatan Cikadongdong, Bandung Barat yang berada di KM 133. Kereta api Argo Parahyangan jurusan Jakarta-Bandung dan sebaliknya yang sebelumnya tertahan sudah bisa melintas di jembatan tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan pihaknya sudah bergerak cepat memastikan keamanan Jembatan Cikadongdong. Jembatan yang sebelumnya dikhawatirkan terdampak longsor tersebut dipastikan kini aman untuk dilintasi kereta.

"Alhamdulillah, penanganan yang sigap dan cepat dari tim Daop 2 berjalan baik dan pada pukul 15.20 WIB, KA 23 yaitu KA Argo Parahyangan tujuan Jakarta adalah kereta yang pertama melewati lokasi," kata Joni saat dikonfirmasi, Sabtu (15/12/2018).

Ia menjelaskan pihaknya melakukan pengecekan keamanan jembatan demi keselamatan perjalanan kereta api. Hal itu pula yang membuat perjalanan sejumlah kereta terganggu. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya kenyamanan pengguna kereta api pada hari ini," ujarnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Dia mengatakan, terdapat longsoran pada tiang pijakan jembatan antara Stasiun Cikadongdong dan Stasiun Rendeh sehingga beberapa kereta api yang akan melewati lokasi ditahan perjalanannya di stasiun terdekat.

Kondisi tanah longsor diketahui berdasarkan laporan masinis KA Argo Parahyangan tambahan yang lewat di Km 133 + 4/5 antara Stasiun Cikadongdong dan Stasiun Rendeh pada pukul 12.45 WIB.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Joni, pihak Daop 2 segera melakukan perbaikan dan untuk sementara menghentikan operasi kereta yang akan melewati lokasi.

Menurut Joni, terdapat lima perjalanan kereta api yang sempat tertahan, dua KA Argo Parahyangan menuju Jakarta dan 3 KA Argo Parahyangan menuju Bandung."Demi keselamatan perjalanan kereta api, beberapa kereta api ditahan di stasiun terdekat. Oleh karena itu akan terjadi keterlambatan kedatangan dan keberangkatan menuju arah Jakarta atau sebaliknya," dia menjelaskan.

Joni menambahkan bahwa di musim penghujan ini, pihaknya akan terus bersiaga. Khusus di wilayah Daop 2 ata Bandung dan sekitarnya, terdapat 47 titik jalur kereta api yang rawan terdampak bencana alam."Hal ini berkaitan dengan kondisi jalur kereta api di Daop 2 yang melewati daerah-daerah yang memiliki curah hujan ekstrim sehingga berpotensi pada gangguan perjalanan kereta, seperti banjir, longsor, atau amblas," dia menambahkan.

KOMENTAR