Ekspor Februari Turun 10,03%

Jumat , 15 Maret 2019 | 15:47
Ekspor Februari Turun 10,03%
Sumber Foto Istimewa
Ilustrasi
POPULER
IHSG Semakin Melemah, Jangan Borong Saham Dulu

JAKARTA--Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto mengumumkan bahwa neraca perdagangan Februari 2019 mengalami surplus US$0,33 miliar, meskipun ekspor turun. Surplus terjadi karena impor turun lebih tajam lagi.

"Surplus terjadi karena impornya turun tajam dan ekspornya juga turun. Tapi, ini berita baik karena akan berpengaruh pada angka pertumbuhan ekonomi kuartal I/2019," katanya di Jakarta, Jumat.

Kecuk, panggilan akrabnya, memaparkan bahwa nilai ekspor pada Februari 2019 mencapai US$12,53 miliar atau turun 10,03 persen jika dibandingkan Januari 2019 yang disebabkan oleh penurunan ekspor migas maupun nonmigas.
Sementara nilai impor pada Februari 2019 senilai US$12,2 miliar atau turun tajam hingga 18,61 persen
jika dibandingkan dengan Januari 2019.

Menurut Kecuk, angka surplus pada Februari 2019 ini merupakan buah dari komitmen pemerintah yang
berupaya menekan angka desit neraca perdagangan melalui berbagai kebijakan.

"Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan, salah satunya melalui mekanisme menaikan pajak impor
barang mewah. Ini sudah baik, namun masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilanjutkan agar
momentum ini bisa terus terjaga," ujar Kecuk.

 



Sumber Berita:Antaranews.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load