IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Stagnan

Selasa , 16 April 2019 | 09:18
IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Stagnan
Sumber Foto: Istimewa
Ilustrasi IHSG dan Kurs Rupiah

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2019), dibuka menguat 0,09 persen ke level 6.440,72.

Sementara itu dari perdagangan pasar spot valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum bergerak alias stagnan di posisi Rp 14.055 per dolar. Tidak berubah dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya alias stagnan.

Penguatan IHSG yang terjadi sejak kemarin, diprediksi masih akan berlanjut mengikuti sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan dalam riset hariannya mengatakan neraca perdagangan Maret 2019 melebihi perkiraan pasar. Bukan hanya kembali surplus, jumlahnya juga melonjak dibandingkan Februari 2019.

"Dari dalam negeri data neraca perdagangan mencatat surplus di atas ekspektasi pasar," ungkap Dennies seperti dikutip cnnindonesia.com.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan surplus neraca perdagangan Maret 2019 mencapai US$540 juta. Angkanya lebih tinggi US$210 juta dari posisi bulan sebelumnya yang hanya US$330 juta.

Respons positif pasar pun diramalkan berlanjut sampai hari ini. Terlebih, Dennies melihat kondisi global juga sedang kondusif.

"IHSG diprediksi menguat, support 6.403-6.419 dan resistance 6.446-6.457," terang dia.

Sebaliknya, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi IHSG akan tertekan dari segi teknikal. Ia melihat pasar saham Indonesia masih berada dalam tren pelemahan.

"Sehingga kami prediksikan IHSG bergerak cenderung tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.390-6.442," papar Lanjar melalui risetnya.

RTI Infokom mencatat IHSG berhasil berbalik menguat 0,45 persen ke level 6.435 pada Senin (15/4). Sayangnya, mayoritas pelaku pasar asing justru menarik dananya, sehingga mereka tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp344,8 miliar di all market. (E-3)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load