"Jokowi Effect" Tak Berlaku Pada Harga Bahan Pokok

Jumat , 19 April 2019 | 11:34
Sumber Foto : Istimewa
Ilustrasi komoditas cabai rawit

JAKARTA - Hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin tampil sebagai pemenang Pilpres 2019 ternyata tidak berpengaruh terhadap penurunan harga bahan pokok.

Bahkan berdasarkan pantauan harga yang dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis di sejumlah pasar tradisional DKI Jakarta, hampir sebagian besar komoditas bahan pokok justru mengalami kenaikan.

Faktor "Jokowi Effect" yang membawa pengaruh positif pada pasar modal dan keuangan, ternyata tidak berlaku pada pasar tradisional yang mekanisme harganya memang ditentukan oleh faktor penawaran dan permintaan. Seperti diketahui, pasokan pangan ke sejumlah pasar tradisional untuk pekan ini memang agak terganggu dengan banyaknya hari libur nasional.

Cabai rawit hijau menjadi komoditas pangan yang mengalami lonjakan harga tertinggi pada Jumat (19/4/2019), dengan kenaikan mencapai Rp 2.194 per kilogram (kg) dibandingkan hari sebelumnya. Saat ini harga rata-rata cabai rawit hijau di pasar tradisonal di DKI Jakarta mencapai Rp 29.066/kg.

Kenaikan sebesar Rp 1.358/kg juga dialami oleh cabai rawit merah yang harganya kini dipasarkan sebesar Rp 34.741/kg.

Sementara harga bawang putih juga mengalami kenaikan sebesar Rp 577/kg, dimana saat ini harga jualnya mencapai Rp 43.258/kg. (E-3)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load