Darmin: PDB Kita Jauh Lebih Baik dari Tetangga

Rabu , 09 Oktober 2019 | 17:00
Darmin: PDB Kita Jauh Lebih Baik dari Tetangga
Sumber Foto: Istimewa
Darmin Nasution

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2019 ini tidak lebih rendah dari 5 persen. Sebab menurutnya, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Kalau 5 persen itu pasti lah, sehingga dilihat terutama dari konsumsi rumah tangga. Karena kan kita lebih banyak tergantung demand di dalam negeri daripada ekspor," terangnya saat ditemui dì Kantor Kemenko Perekonomian, di Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Lebih lanjut Darmin menyatakan, meski perekonomian dunia melambat lantaran masih berkecamuknya perang tarif antara Amerika Serikat dan China, serta disrupsi perekonomian global, pertumbuhan perekonomian Indonesia masih baik.

"Jadi jangan dicampur aduk, dunia sedang payah jangan dianggap kita juga payah," tegasnya.

Indonesia, kata Darmin, tidak seperti negara tetangganya di Asia, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand, yang nilai ekspornya menjadi penyumbang tertinggi untuk PDB-nya.

"Pengaruh dari perdagangan global pasti ada, tapi tidak sebanyak misalnya ke Malaysia, Thailand, apalagi ke Singapura, kalau Singapura pertumbuhannya sudah nol," tambahnya.

Berdasarkan data pusat statistik (BPS), PDB pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan II 2019 yang diukur atas dasar harga berlaku mencapai Rp 2.211,3 triliun. Dengan nilai tersebut, konsumsi rumah tangga masih berkontribusi sebesar 55% terhadap PDB.

Sedangkan jika diukur atas dasar harga konstan 2010, konsumsi masyarakat tumbuh 5,17% menjadi Rp 1.467,54 triliun dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya. Adapun konsumsi rumah tangga sepanjang semester I 2019 tumbuh 5,1% dibanding semester I tahun 2018. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load