KPPU Selidiki Dugaan Permainan Harga Semen China

Kamis , 17 Oktober 2019 | 12:39
KPPU Selidiki Dugaan Permainan Harga Semen China
Sumber Foto: Istimewa
Komisi Pengawas Persaingan Usaha

JAKARTA - Politisi Gerindra sekaligus Anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 Andre Rosiade telah melaporkan ke KPPU adanya dugaan predatory pricing semen asal China di pasar semen nasional.

Andre mengatakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha telah menindaklanjuti hasil laporannya. Per 10 Oktober kemarin, KPPU telah menurunkan tim untuk menyelidiki dugaan permainan harga semen China yang merugikan industri nasional.

"Laporan yang kami sampaikan sudah lengkap secara administrasi. Oleh karena itu pihak KPPU sudah membentuk tim penyelidikan dengan surat tugas itu 10 Oktober tim penyelidikan ini bekerja," kata Andre seperti dikutip dari detik.com, Kamis (17/10/2019).

Setelah 30 hari kerja mereka akan melaporkan ke Komisioner KPPU benar atau tidaknya ada predatory pricing yang dilakukan oleh semen China, yang mana bila benar maka melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat definisi Monopoli.

"Mereka lagi bekerja 30 hari kerja, nanti mereka akan laporkan ke pimpinan, ke komisioner," sebutnya.

Namun bila waktu penyelidikan 30 hari dirasa kurang maka akan dilakukan perpanjangan waktu. Hal itu yang tadi dibahas dalam pertemuannya dengan Komisioner KPPU Guntur Saragih.

"Lalu kalau memang butuh perpanjangan (waktu) mereka akan perpanjang. Itu lah perkembangan kasus kita tadi," tambahnya.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load