Menaker: Kenaikan UMP Tidak Turunkan Daya Saing RI

Jumat , 18 Oktober 2019 | 20:54
Menaker: Kenaikan UMP Tidak Turunkan Daya Saing RI
Sumber Foto : Istimewa
Hanif Dhakiri

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menegaskan keputusan pemerintah yang menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51 persen adalah solusi terbaik yang mengakomodir kepentingan seluruh pihak. 

Lebih detail, Hanif menjelaskan bahwa kenaikan UMP yang berlaku awal tahun 2020 itu telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dia mengatakan kenaikan upah minimum setiap tahunnya merupakan sebuah kepastian.

"Bahwa kenaikan upah minimum setiap tahun merupakan suatu yang pasti. Secara kenaikannya disesuaikan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya usai mengikuti acara bertajuk "Ngobrol Pinter Tentang Ekonomi", di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan pada detik-detik terakhir pemerintahan periode 2014-2019 mesti dipatuhi seluruh pihak, tak terkecuali pengusaha. "Pembayaran upah minimum kan wajib. Kalau gak bayar upah minimum itu bisa dipidana. Sanksinya banyak ada sifatnya administratif pemberhentian usaha macam-macam," ujarnya.

Kendati demikian, pemerintah masih membuka ruang bagi perusahaan-perusahaan yang merasa keberatan atas kenaikan upah itu. Di mana perusahaan dapat menempuh mekanisme permintaan penangguhan pemberlakuan upah sesuai UMP.

"Kalau so far sih jalan, kalau nggak bisa kan perusahaan bisa mengajukan penangguhan upah. Itu mekanisme yang tersedia," ucapnya.

Lebih lanjut, Hanif berpendapat bahwa kenaikan UMP tidak serta merta menurunkan daya saing Indonesia dalam hal investasi. Pasalnya kebijakan tersebut sudah diantisipasi oleh pengusaha dari jauh-jauh hari, dengan melihat perkiraan inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebagai indikator kenaikan upah yang dikalkulasi pemerintah. 

"Itu juga cara pemerintah untuk membantu dunia usaha, sementara bagi pekerjanya sendiri ada kepastian mengenai kenaikan upah setiap tahun. Jadi sebenarnya ini adalah situasi yang win-win," sebutnya. (Ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load