KPU Bawa Puluhan Boks Bukti Sengketa Pemilu 5 Provinsi ke MK

Rabu , 12 Juni 2019 | 12:33
KPU Bawa Puluhan Boks Bukti Sengketa Pemilu 5 Provinsi ke MK
Sumber Foto Dok/Ist
Gedung KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
POPULER
Sidang Tipikor, Jaksa Cecar Menag Lukman Hakim Vanessa Angel Belum Tentu Bebas 29 Juni Nanti Terungkap di Tipikor, Rommy Sebut Kode "B1" untuk Menag Lukman Polisi: Aksi Massa di MK Tak Berpotensi Rusuh Polisi Taliban Vs Polisi India di KPK, Antasari Azhar: Mana Ada!

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menyerahkan berbagai alat bukti ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang berkaitan dengan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Cnnindonesia.com melaporkan, sejumlah dokumen dan berkas-berkas yang berisi berbagai alat bukti itu diserahkan dengan menggunakan boks besar dan langsung di bawa ke dalam Gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Sejumlah petugas dari KPU pun langsung membawa puluhan boks berisi dokumen yang sebelumnya dibawa dalam mobil kontainer. Dokumen-dokumen itu pun dipisahkan sesuai dengan daerah pemilihan masing-masing.

Kepala Sub Bagian Distribusi Sarana dan Prasarana Pemilu KPU, Andi Rosjadi mengatakan pihaknya belum menyerahkan semua alat bukti untuk menjawab sengketa pemilu yang digugat oleh sejumlah partai politik peserta pileg dan paslon 02 dalam Pilpres 2019.

Saat ini, kata Andi, baru sekitar lima provinsi yang alat buktinya diserahkan ke MK. "Baru lima provinsi, nanti masih ada yang lain," katanya.

Kelima provinsi yang berkasnya sudah dibawa ke MK ini adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Gorontalo, Kalimat Timur dan Kepulauan Riau. Berkas dari provinsi lain kata dia, akan segera menyusul dari KPU.

Selain berkas, di Gedung MK sendiri hingga siang ini belum ada penjagaan yang begitu ketat untuk menghadapi sidang perdana PHPU Pilpres pada 14 Juni mendatang. Hanya terlihat sejumlah anggota kepolisian yang berjaga di setiap pintu masuk dan keluar gedung MK. Kawat berduri pun sudah terpasang di depan gedung MK sejak beberapa minggu ini.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load