Walikota Bitung Minta Warga Tidak Panik

Jumat , 15 November 2019 | 03:36
Walikota Bitung Minta Warga Tidak Panik
Sumber Foto Antaranews.com
Ilustrasi

MANADO--Wali Kota Bitung Max Lombang mengimbau agar masyarakat tetap tenang setelah dikeluarkannya peringatan dini tsunami oleh BMKG terkait adanya gempa bumi dengan magnitudo 7,1. "Saya harap masyarakat Kota Bitung tetap tenang namun waspada," kata Lomban di Bitung, Jumat.

Dia mengatakan memang BMKG telah mengeluarkan peringatan dini, namun alarm early warning system Kota Bitung sebagai tanda evakuasi tidak berbunyi. "Jadi, masyarakat tetap tenang, jangan panik," katanya.

Gempa bumi magnitudo 7,1 dilaporkan terjadi di perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara pada pukul 23.17 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa itu berpotensi tsunami. BMKG, menyatakan pusat gempa berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur.

Sebelumya dilaporkan warga di pesisir pantai mencari tempat di ketinggian mengantisipasi tsunami akibat gempa bumi dengan magnitudo 7,4 yang direvisi oleh BMKG menjadi 7,1. "Saat ini memang ada peringatan dini tsunami, warga pesisir sementara mengungsi," sebut Kepala BPBD Max Wongkar di Manado, Jumat dini hari.

Dia mengatakan, warga pesisir yang mengungsi ke tempat tinggi yaitu berasal dari Kecamatan Madidir, Aertembaga dan Maesa. "Saat ini kami masih menenangkan warga sambil mengarahkan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi," sebutnya.

Kondisi ketinggian air, kata dia, beberapa saat terjadi gempa masih normal dan belum ada kenaikan muka laut. "Ada peringatan dini tsunami, status waspada untuk daerah Kota Bitung, Halmahera dan Ternate," sebut Staf Operasional Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado.



Sumber Berita:Antaranews.com

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load