KPK Periksa Sekjen DPR Dalam Kasus Impor Bawang Putih

Jumat , 15 November 2019 | 11:15
KPK Periksa Sekjen DPR Dalam Kasus Impor Bawang Putih
Sumber FotoIstimewa
Ilustrasi

JAKARTA--Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa  Sekertaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar di gedung Merah Putih Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019) .

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Indra Iskandar diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap perizinan import Bawang Putih tahun anggaran 2019. "Yang bersangkutan  dijadwalkan dilakukan penyelidikan sebagai saksi, atas kasus suap perizinan import bawang putih anggaran 2019," ungkap Febri.

Kasus ini bermula dari serangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan penyidik KPK, beberapa waktu lalu. Penyidik mendapat informasi adanya transaksi suap terkait pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019.

Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni anggota DPR Komisi VI I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto sebagai penerima suap. Selain itu, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi dan Zulfikar sebagai pemberi uang suap.

KPK menduga Dhamantra meminta fee Rp 3,6 miliar dan Rp 1.700-1.800 tiap kg lewat Mirawati untuk mengurus izin kuota 20 ton bawang putih. Suap itu diduga berasal dari Chandry dan Doddy. I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto diduga menerima uang suap sebesar Rp 2 miliar melalui transfer untuk mengurus kuota impor bawang putih dari Chandry Suanda (CSU) alias Afung, Doddy Wahyudi dan Zulfikar.

 


Sumber Berita:rri.go.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load