Komnas HAM Desak Polri Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Sabtu , 06 Juli 2019 | 11:30
Komnas HAM Desak Polri Ungkap Dalang Kerusuhan 21-22 Mei
Sumber Foto Dok/Ist
Kerusuhan 22 Mei di Jakarta.

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengapresiasi kerja investigasi kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei. Komnas HAM berharap Polri terus melanjutkan kerja hingga akhirnya terungkap pelaku dan tokoh intelektual di balik kerusuhan yang terjadi.

Choirul Anam menyatakan hal itu kepada wartawan, Sabtu (6/7/2019)."Kami meminta polisi mengungkap siapa yang menjadi pelaku lapangan dan pelaku intelektualnya. Untuk kemudian diproses sampai ke pengadilan," katanya.

Selain mengungkap peristiwa, Komnas HAM melihat hal penting lainnya yakni agar ada penggantian kerugian yang dialami masyarakat seperti kerusakan warung, mobil, dan lainnya. Komnas HAM juga memandang perlu ada perlakuan manusiawi kepada korban maupun terduga perusuh yang ditahan.

"Kedua, akses keadilan bagi yang ditahan, khususnya keluarga agar dapat berhubungan secara leluasa serta bantuan hukum. Ketiga, pemulihan korban, termasuk aspek psikologis," tuturnya.

Choirul juga berharap kepolisian dan institusi lain menjalankan rekomendasi yang telah diberikan Komnas HAM. Terakhir pihaknya meminta peristiwa kerusuhan ini dilihat dalam perspektif kemanusiaan."Hal lainnya yang juga penting adalah karena Komnas HAM bekerja dalam kerangka HAM yang antara lain memiliki dimensi kemanusiaan dan kebijakan, sehingga kerangka konstruksi peristiwa dan skema rekomendasi dibuat berdasarkan kerangka HAM," ujarnya.

"Jika nantinya berbeda dengan berbagai laporan, khususnya terkait perhatian dan model pengungkapan fakta, maka kondisi ini harus dimaknai sebagai potret peristiwa HAM yang terjadi pada 21, 22, 23 (Mei) dan konteks yang menyertainya," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load