Romahurmuziy Jalani Sidang Perdana Suap di Kemenag

Rabu , 11 September 2019 | 08:52
Romahurmuziy Jalani Sidang Perdana Suap di Kemenag
Sumber FotoDok/Ist
Romahurmuziy

JAKARTA - Mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy, Rabu (11/9/2019) pagi ini bakal menjalani sidang perdana kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Jaksa penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rencananya akan membacakan materi dakwaan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Dalam kasus ini, Rommy ditetapkan tetapkan sebagai tersangka bersama dengan Mantan Kakanwil Kemenag Gresik Muafaq dan Mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanudin.

Rommy selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas kasus ini, Rommy pernah mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, gugatan praperadilan Rommy kala itu ditolak pengadilan pada Mei lalu sehingga penyidikan pun terus berjalan di KPK.

Sementara itu penyuap Rommy, Muafaq dan Haris sudah divonis terlebih dahulu. Muafaq dijatuhi vonis pidana 1,6 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Lalu, Haris pidana 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan.

Hakim menilai, Muafaq terbukti menyuap Rommy berupa uang sebesar Rp91,4 juta. Hakim menyebut uang itu digunakan sebagai imbal jasa atas pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sementara itu, hakim menilai Haris terbukti menyuap Rommy berupa uang sebesar Rp325 juta. Suap itu diduga sebagai imbal jasa atas pengangkatan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load