Aher Mangkir Panggilan KPK Terkait Kasus Meikarta

Jumat , 20 September 2019 | 21:58
Aher Mangkir Panggilan KPK Terkait Kasus Meikarta
Sumber Foto Dok/Ist
Ahmad Heryawan

JAKARTA - Eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak memenuhi panggilan sebagai saksi mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa pada hari ini. Akibatnya, KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Aher.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan hal itu kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/9/2019).

"Ahmad Heryawan saksi IWK (Iwa Karniwa) tindak perkara koruosi suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, yang bersangkutan sedang di luar negeri," katanya.

Aher sebelumnya pernah memberikan keterangan pada penyidik KPK pada (27/8/2019). Saat itu, Aher mengatakan dia ditanya seputar fungsi Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah Jawa Barat (BKPRD Jabar).

"Ditanya fungsinya, saya katakan fungsinya (BKPRD) adalah memberikan rekomendasi atas izin atau non-izin. Sebelum izin tersebut diproses lebih lanjut oleh DPMPTSP, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Saya jelaskan," kata Aher setelah diperiksa di gedung KPK, Selasa (27/8/2019).

Iwa ditetapkan tersangka setelah KPK melakukan pengembangan kasus ini yang sebelumnya menyeret Bupati Bekasi Neneng Nurhasanah dan sejumlah pejabat Lippo. Dia diduga menerima suap Rp 900 juta. Duit itu diduga terkait dengan pengurusan Peraturan Daerah tentang RDTR Kabupaten Bekasi.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load