Bawaslu Putuskan KPU Melanggar Tata Cara Input Data Situng

Kamis , 16 Mei 2019 | 10:50
Bawaslu Putuskan KPU Melanggar Tata Cara Input Data Situng
Sumber Foto Satryo Yudhantoko
Sidang putusan Bawaslu.

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersalah dalam perkara pelanggaran administratif yang dilaporkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

KPU dinyatakan bersalah dalam hal tata cara dan prosesural input data Sistem Informasi dan Perhitungan Suara (Situng).

"Mengadili, menyatakan KPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tata cara dan prosedur dari input data di sistem informasi perhitungan suara (situng)," kata Abhan dalam sidang putusan di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Abhan juga mengatakan kalau pihaknya merekomendasikan KPU memperbaiki tata cara dan prosedur input data Situng. "Dua, (Bawaslu) memerintahkan KPU memperbaiki tata cara dan prosedur dari input data di sistem informasi perhitungan suara (situng)," katanya.

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo menyampaikan pertimbangannya terkait putusan ini. Ia mengatakan kalau KPU masih tetap bisa menayangkan Situng, karena sesuai dengan pasal 13 huruf b Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017.

"Pengaturan Situng adalah peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 dan peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2019, dibentuk berdasarkan adanya kewenangan KPU yg diberikan dalam pasal 13 huruf b Undang Undang Nomor 7 tahun 2017," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Ratna Dewi, Situng masih dapat menayangkan hasil penghitungan suara disegala tingkatan. "Keberadaan situng hendaknya dipertahankan sebagai instrumen yang digunakan KPU dalam menjamin keterbukaan dan akses informasi dalam penyelanggaran pemilu bagi masyarakat," sebutnya.

"Bahwa meskipun demikian KPU dalam menggunakan aplikasi situng ini harus tetap memperhatikan mengenai ketelitian akurasi dalam memasukan data ke dalam aplikasi sistem sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat dan KPU harus memperhatikan setiap masukan perbaikan data," dia menambahkan.

Putusan ini merupakan hasil sidang pelaporan nomor 007/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 yang disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bawaslu pun telah menggelar sidang ajudikasi hingga sidang pemeriksaan saksi sebelum aidang putusan ini.(ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load