Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Mustofa Nahrawardaya Janggal

Minggu , 26 Mei 2019 | 20:45
Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Mustofa Nahrawardaya Janggal
Sumber FotoSH/Satryo Yudhantoko
Djuju Purwantoro

JAKARTA - Kuasa hukum tersangka hoax Mustofa Nahrawardaya, Djuju Purwantoro menilai penangkapan dan penetapan tersangka terhadap kliennya janggal. Dia beranggapan proses hukum tersebut terlalu cepat. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

"Ya biasalah hal-hal seperti itu. Tapi tentu dalam hal ini tetap kami akan berusaha untuk menerapkan, atau penyidik harus menerapkan aturan yang berlaku ya, dan equality before the law ya. Artinya persamaan semua orang di muka hukum, seharusnya seperti itu. Walaupun memang tampaknya terlaku cepat proses ini," ujar Djuju.

Ia juga menerangkan kalau penangkapan juga dilakukan karena adanya laporan dari seseorang. Namun, ia mengaku tidak mengenal orang yang melaporkan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu.

Sampai saat ini Mustofa masih diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri. Proses pemeriksaan baru dimulai pukul 15:30 WIB karena caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu masih dalam keadaan sakit saat ditangkap polisi.

"Pemeriksaannya agak terlambat memang tadi baru dimulai sekitar setengah empat, sehingga sampai saat ini pemeriksaan terhadap kliennya masih berlangsung," katanya.

Polisi memiliki waktu 1X24 jam untuk memeriksa Mustofa, termasuk keputusan untuk melakukan penahanannya. Kendati demikian, Djuju berharap kliennya bisa menjadi tahanan kota setelah diperiksa malam ini.(ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load