Menhan Sebut Tim Mawar Adalah Luka Lama yang Tak Perlu Dikaitkan Lagi

Rabu , 12 Juni 2019 | 17:12
Menhan Sebut Tim Mawar Adalah Luka Lama yang Tak Perlu Dikaitkan Lagi
Sumber Foto: SH/Satryo Yudhantoko
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu
POPULER
Besok Putusan MK, Wiranto: Masyarakat Tenang Karena Aparat Siaga Maksimal Tiba di Jakarta, Prabowo Langsung Gelar Pertemuan dengan Sandi Besok Wiranto, Panglima TNI Hingga Kapolri Pantau Putusan MK Hari Ini Prabowo Tiba Kembali di Tanah Air Moeldoko: Ada yang Belum Bisa Terima Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Tim Mawar tidak dikait-kaitkan dalam aksi ricuh 21-22 Mei 2019 lalu. Pasalnya, ia menyebut kalau Tim Mawar telah lama dibubarkan.

"Sudah lah Tim Mawar itu sudah puluhan tahun sudah selesai, jangan dibawa-bawa lagi. Ini luka lama, jangan dibawa-bawa lagi, tidak baik itu," tegas Menhan saat memberikan keterangan pers, di Gedung AH Nasution, Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Ia juga mengatakan bahwa Tim Mawar sudah dibubarkan. Ryamizard memastikan keberadaan Tim Mawar tidak ada. "Sebetulnya nggak usah lagi (dibahas) sudah selesai Tim Mawar itu, mereka semua sudah dikenai sanksi hukuman sudah selesai, nggak ada lagi," terangnya.

"Saya minta sudahlah, bekuin aja tim mawar itu memang enggak ada lagi, jangan dibawa-bawa lagi, jangan mebawa luka-luka lama," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini meminta pembahasan Tim Mawar diselesaikan. Pihaknya kini tengah fokus membahas pembangunan bangsa. "Ke depan kita bicara yang lain, bagaimana bangsa ini, bagaimana tidak ribut, bagaimana tidak ada korban, ini yang saya bicarakan, yang terjadi kaya kemarin. Yang mati lah, yang segala macam, itu tidak boleh terjadi lagi, jangan terjadi seperti itu," tandasnya. (ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load