Gerindra: Kepulangan HRS Bukan Syarat Rekonsiliasi

Jumat , 12 Juli 2019 | 19:06
Gerindra: Kepulangan HRS Bukan Syarat Rekonsiliasi
Sumber Foto : SH/Satryo Yudhantoko
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono
POPULER

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono membantah kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) jadi satu syarat realisasi pertemuan (rekonsiliasi) antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Sebab menurutnya, Gerindra tidak mengagendakan hal tersebut. 

Hal itu disampaikan Arief dalam sebuah diskusi bertajuk "Rekonsiliasi Indonesia Kerja Menuju Adil Makmur" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019). 

"BPN kan udah bubar, Pak Dahnil sendiri kan bukan orang Gerindra. Artinya, itu belum ada ya dalam agenda, kalau terjadi rekonsiliasi syarat bahwa Pak Habib Rizieq harus dikembalikan itu belum ada syaratnya ya. Mungkin itu baru semacam kata kata saja ya, dari para kader Gerindra," kata Arief. 

Justru Arief mengatakan bahwa sinyal pertemuan antara Jokowi-Prabowo belum menjadi bahasan spesifik di internal partainya. Sebab Partai berlambang Garuda itu masih belum menggelar rapat internal bersama dengan petinggi partai untuk mebahas pertemuan kedua tokoh tersebut.

"Partai Gerindra sampai hari ini belum mengadakan rapat pimpinan untuk menentukan apakah kita melakukan pertemuan antara Pak Joko Widodo dan Pak Prabowo itu pun belum diputuskan, karena Pak Prabowo kemarin kan baru kembali dari luar negeri ya," ungkapnya. 

Sebelumnya mantan Juru Bicara Badan Pemanangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan satu syarat yang mesti dilakukan Jokowi jika ingin rekonsiliasi dengan Prabowo. Dahnil menyampaikan dalam akun twitternya @DahnilAnzar pada Kamis (4/7/2019).

“Bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan,” tulisnya.

Hal yang sama juga dilontarkan Sekjen Parta Gerindra Ahmad Muzani. Muzani menyatakan kalau pihaknya mensyaratkan pemulangan Habieb Rizieq sebagai upaya rekonsiliasi. "Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan HRS). Kemarin-kemarin kan banyak ditahan-tahanin ratusan orang," dia mengungkapkan. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load