Densus 88 Tangkap 3 Teroris di Sumut

Rabu , 16 Mei 2018 | 07:21
Densus 88 Tangkap 3 Teroris di Sumut
Sumber Foto kbr.id
Foto Ilustrasi

MEDAN--Densus 88 Anti Teror kembali meringkus tiga orang terduga teroris di Sumatera Utara, Selasa (15/5). Penangkapan dilakukan di lokasi berbeda dan sempat diwarnai baku tembak karena terduga teroris sempat melawan. Dua terduga teroris tewas karena melawan, sedangkan salah satunya terluka di bagian kaki dan berhasil diamankan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw membeberkan, “Penangkapan dilakukan hari ini pada Selasa 15 Mei 2018. Penangkapan pertama kepada terduga teroris atas nama Dodi di Tanjung Balai. Penangkapan kedua terjadi pada pukul 12.00 WIB terhadap terduga teroris atas nama Agus Setiawan Sirait di Jalan Yos Sudarso, Teluk Nipung. Sedangkan penangkapan ketiga atas nama Hendra di dekat RSUD Tengku Masyhur, Sumatera Utara.”

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada media mengatakan, penindakan terhadap terduga teroris dilakukan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dibantu oleh personel dari Polda Sumut. Meski membenarkan, Namun dia belum merinci bagaimana detil penangkapan itu. "Iya benar, dari Mabes dan dibantu personel oleh Polda Sumut," ujar mantan Waka Polrestabes Medan itu, Rabu (16/5) dini hari.

Operasi penangkapan di Kota Tanjung Balai, di Jalan Besar Teluk Nibung, Kelurahan PKK Beting Kuala Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai sempat membuat geger warga. Dalam video amatir yang beredar, lokasi penangkapan berada di pinggir jalan. Penangkapan pun disaksikan oleh masyarakat. Dua orang terlihat terkapar di dalam video itu. Satu diantaranya masih bisa menggerakkan kepala dengan bercak darah di kaki. Sedangkan terduga teroris lainnya tewas dan dibawa ke Kota Medan.

Mengutip laporan Jawa Pos.com, sebuah ambulans yang diduga mengangkut jenazah terduga teroris juga baru masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut. Ambulan masuk ke RS Bhayangkara Rabu dinihari. Ternyata saat penyergapan yang dilakukan itu, terduga teroris sempat melukai seseorang. Yang menjadi korban yakni Kepala Lingkungan Empat Hasan. Dua jarinya putus terkena sabetan senjata tajam salah satu terduga teroris.

Sekretaris Daerah Kota Tanjung Balai Abdi Nusa yang menjenguk Hasan, memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Hasan dirawat di RSU Kota Tanjung Balai. "Mungkin saat diserang, korban menangkis. Ada dua jari yang hilang," kata Abdi.

Selain di Tanjung Balai, penangkapan juga dikabarkan dilakukan di Kota Medan. Namun, belum ada keterangan resmi atas penangkapan itu. Untuk identitas para terduga teroris hingga kini juga belum terungkap.

 



Sumber Berita:Tribratanews.polri.go.id/Jawa Pos

Tags :

KOMENTAR