MA Berhentikan Aparat Tertangkap KPK

Selasa , 13 Maret 2018 | 18:05
MA Berhentikan Aparat Tertangkap KPK
KPK menyegel ruangan panitera pengganti di PN Tangerang. (Foto: antarafoto)

JAKARTA - Juru bicara Mahkamah Agung Suhadi menegaskan, pihaknya memberhentikan sementara dua orang aparat pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

"Kalau KPK menetapkan mereka sebagai tersangka maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu untuk menghentikan sementara yang bersangkutan dari seluruh tugas, fungsi, dan jabatannya, atau statusnya sebagai pegawai negeri," kata Suhadi di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Dia menyatakan, bila perkara ini sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap maka MA akan mengambil tindakan lebih jauh.

Bila dua aparat pengadilan tertangkap tangan KPK ini kemudian dinyatakan sebagai terpidana dan berkekuatan hukum tetap maka Suhadi mengatakan MA akan memberhentikan keduanya secara definitif."Tetapi kalau dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah, tentu sesuai ketentuan yang berlaku keduanya akan direhabilitasi," ujarnya seperti dilansir antaranews.com.

Suhadi mengungkapkan bahwa dua orang aparat pengadilan yang tertangkap tangan adalah satu orang hakim dan seorang panitera pengganti.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang panitera pengganti (PP) dan seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, pada Senin (12/3/2018).

KOMENTAR