Jokowi: Menteri Mau Nyaleg Ya Silakan

Jumat , 06 Juli 2018 | 17:36
Jokowi: Menteri Mau Nyaleg Ya Silakan
Sumber Foto suara.com
Presiden Jokowi

JAKARTA – Ada kabar baik bagi para menteri yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Mereka diizinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk itu.

Jokowi mengungkapkan hal itu Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (6/7/2018). Menurut presiden, mendaftar sebagai calon legislatif (caleg) merupakan salah satu tugas yang diberikan partai politik (Parpol) kepada kader-kadernya yang kebetulan saat ini menjadi menteri.

"Harus tahu sebagian menteri dari parpol tentu saja mereka ditugaskan partai berkaitan politik salah satunya jadi caleg. Saya kira wajar kalau mereka ditugaskan partai menjadi caleg," katanya.

Kendati demikian, Jokowi menyatakan hingga saat ini belum ada menteri yang melapor kepadanya akan bertarung dalam Pileg tahun.

Ia mengaku tidak pembantunya di kabinet hanya perlu meminta izin dan tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya bila nyaleg."Ya dipersilakan. Nanti izin cuti kalau mau kampanye," tuturnya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Lebih lanjut, Jokowi menekankan para menteri yang nyaleg harus memastikan tidak menggangu tugas sehari-hari dalam pemerintahan.

Masyarakat, kata Jokowi, tidak perlu mempermasalahkan pengganti menteri yang bakal mengambil cuti demi nyaleg. Posisi itu disebut bisa diisi menteri koordinator atau menteri terkait."Bisa dari Menko atau menteri lain. Kalau ke luar negeri seminggu juga ada yang ganti," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Staf Ahli Wapres Sofjan Wanandi mengatakan sejumlah menteri Kabinet Kerja berencana nyaleg tahun depan. Namun ia enggan menyebutkan nama menteri itu.

Terpisah, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani berkata sedang mempertimbangkan nyaleg tahun depan dengan daerah pemilihan Jawa Tengah. Oleh karena itu, ia tidak mau segera mendaftarkan diri meski pendaftaran telah dibuka 4-17 Juli. Ia bahkan menyatakan belum menyiapkan berkas persyaratan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load