Ketua DPR: Menteri Mau Nyaleg Mundur Dong

Rabu , 11 Juli 2018 | 20:40
Ketua DPR: Menteri Mau Nyaleg Mundur Dong
Sumber Foto tribunnews.com
Bambang Soesatyo

JAKARTA – Menteri yang mau nyaleg sebaiknya mundur. Meski tidak ada larangan menteri wajib mundur tetapi akan lebih elegan mundur terkait dengan moralitas.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo seusai menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Dia mengaku, ketentuan tersebut telah diberlakukan di partai tempatnya bernaung, Golkar."Golkar sendiri menyarankan bagi menteri yang mau nyaleg harus mundur. Karena ini bicara moralitas dan politik," ujarnya.

Ia melanjutkan, pengunduran diri juga harus dilakukan para menteri lain di luar kader Golkar yang mau maju menjadi caleg meskipun telah memperoleh izin dari Presiden Joko Widodo."Yang mau nyaleg walaupun presiden memberikan lampu hijau dan cuti, berbenturan pada moralitas para menteri," tuturnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Sejauh ini Bambang mengaku, kader Golkar yang kini menjabat posisi menteri tidak ada yang berniat maju menjadi caleg di Pemilu 2019. Dalam hal ini Menteri Perindustrian sekaligus Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial yang juga kader Golkar Idrus Marham."Kebetulan Idrus Marham dan Airlangga Hartanto tidak nyaleg," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang merupakan politikus PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengaku tengah mempertimbangkan maju caleg dari daerah pemilihan Jawa Tengah.

Sementara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga mengaku masih mempertimbangkan dan menunggu persetujuan Jokowi maupun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Jokowi telah menyatakan tidak melarang menterinya menjadi caleg tahun depan. Menurut dia, mendaftar sebagai caleg merupakan salah satu tugas yang diberikan partai kepada kader yang kebetulan saat ini menjadi menteri.

KOMENTAR