PDIP Duga PKB Bakal Tinggalkan Jokowi di Pilpres 2019

Rabu , 11 Juli 2018 | 21:15
PDIP Duga PKB Bakal Tinggalkan Jokowi di Pilpres 2019
Sumber Foto senayanpost
Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

JAKARTA – Hubungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan PDI Perjuangan (PDIP) memanas. Banyak faktor yang mendukung itu. Di antaranya pernyataan PKB yang menilai duet Poros Ketiga Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa terwujud.

Kondisi ini jauh berbeda dengan Partai Golkar. Walau Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto telah bertemu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) namun Golkar tetap mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Adalah Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari yang lantas menduga menjelang pendaftaran Pilpres 2019, PDIP menduga bakal ada satu partai yang batal mendukung Joko Widodo. PKB, yang menyorongkan nama Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) diduga kuat pindah haluan andai tidak dipilih Jokowi menjadi cawapres.

"Cak Imin kayaknya ya. Karena Cak Imin sangat pushy (ambisius) kan," katanya di Gedung DPR Senayan Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Eva bisa jadi benar apalagi hingga kini PKB enggan secara terbuka mendeklarasikan dukungan secara resmi untuk Jokowi. Di sisi lain, Cak Imin terus mendengungkan Posko JOIN (Jokowi-Cak Imin) di berbagai daerah."Mereka juga nggak mau deklarasi kan sampai saat ini, mungkin menunggu bargaining chip untuk cawapres dan bisa aja misalkan ada poros ketiga," ujarnya.

Meski begitu, dia menilai keputusan pindah haluan itu tentu melalui pertimbangan matang. Sebab, keputusan itu turut memengaruhi citra partai untuk Pileg 2019.

Jadi apakah benar PKB bakal membelot dan meninggalkan Jokowi di Pilpres 2019? Hanya Cak Imin yang tahu sepertinya!

KOMENTAR