Kader PSI Diperiksa Terkait Laporan "Potong Bebek Angsa"

Jumat , 12 Oktober 2018 | 12:40
Kader PSI Diperiksa Terkait Laporan
Sumber Foto satryo yudhantoko
Ryan Ernest

JAKARTA - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ryan Ernest kembali menyambangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (12/10/2018). Ia mengatakan, kedatangannya sebagai tindak lanjut laporan lagu "Potong Bebek Angsa" yang diunggah Wakil Ketua DPR, Fadli Zon beberapa waktu lalu.

"Sebagai tindak lanjut dari pelaporan saya kepada Bung Fadli Zon. Saya diundang oleh teman penyelidik Cybercrime Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa," ujarnya saat ditemui awak media di Gedung Bareskrim Polri, di bilangan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Ryan mengungkapkan, dirinya akan memberi keterangan yang tidak jauh berbeda dari laporan yang disampaikannya pada Selasa (25/9/2018) lalu. Termasuk alat bukti yang dibawanya masih sama, yaitu screen capture postingan twitter @fadlizon tanggal 21 September, rekaman video "Potong Bebek Angsa" PKI di dalam flash disk.

Kendati demikian, ia berharap pihak kepolisian dapat bersikap kooperatif terhadap penyelidikan kasus "Potong Bebek Angsa" itu. "Saya hanya harapkan teman-teman penyidik melihat kasus ini objektif aja dan profesional itu aja kok. Jadi kalau misalnya memang kelihatan ada unsur unsur pidana yang dilanggar ya lanjut," katanya.

Sebelumnya, laporan Ryan Ernest terhadap Wakil Ketua DPR Fadli Zon ditolak oleh pihak kepolisian. Awalnya, Ryan mendatangi Bareskrim Polri untuk mengajukan surat laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE. Namun, pihak Bareskrim meminta Ryan untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan unit Cybercrime mengenai dugaan pelanggarannya.(ryo)

KOMENTAR