Polisi Tolak Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Jumat , 12 Oktober 2018 | 15:35
Polisi Tolak Tahanan Kota Ratna Sarumpaet
Sumber Foto Dok/SH
Ratna Sarumpaet

 

JAKARTA - Permohonan tahanan kota yang diajukan kuasa hukum tersangka Ratna Sarumpaet ditolak polisi. Alasannya, penyidik Polda Metro Jaya hingga kini masih melakukan proses penyidikan terhadap aktivis #2019GantiPresiden tersebut.

Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan hal itu kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/10/2018). Ia mengatakan, keputusan tidak mengabulkan permohonan tahanan kota setelah dilakukannya analisa dan evaluasi oleh penyidik. Namun karena keterangan Ratna masih dibutuhkan untuk proses penyidikan, polisi pun memutuskan tidak mengabulkannya. "Jadi permohonan sudah diterima penyidik dan kemudian dianalisa dan evaluasi, permohonan tersebut belum dapat dikabulkan," ujarnya.

Ia menyebutkan, keterangan tambahan Ratna masih dibutuhkan seperti pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (11/10/2018). Pemeriksaan itu pun dilakukan sejak pukul 14.00 WIB hingga malam hari. Keadaan seperti itu, kata Argo, yang menjadi pertimbangan ditolaknya permohonan tahanan kota. "Alasannya masih proses sidik, sebagai contoh kemarin masih perlu pemeriksaan tambahan karena kita mendapatkan pemeriksaan saksi, nah kita kroscek. Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan tambahan itu kita lakukan jadi belum bisa dikabulkan," tuturnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Ratna, Insank telah mengajukan supaya Ratna Sarumpaet menjadi tahanan kota dengan pertimbangan faktor kemanusian terhadap yang bersangkutan yang telah memasuki usia lanjut. Selain itu, juga berkaitan dengan faktor kesehatan Ratna Sarumpaet.

Dia juga menjamin kliennya tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti maupun mengulang tindak pidana lainnya yang menjadi pertimbangan subyektif penyidik kepolisian menahan Ratna. Tersangka aktivis perempuan itu masih mendekam di Rutan Polda Metro Jaya sebagai tersangka dugaan berita bohong.

KOMENTAR