KPU Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 192 Juta

Sabtu , 15 Desember 2018 | 18:25
KPU Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 192 Juta
Sumber Foto detik.com
Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.
POPULER
PDIP Bantah Isu Megawati Mundur dari Ketua Umum Melalui Kongres

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jumlah Daftar Pemilih Hasil Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHP-2) Pemilu 2019 sebanyak 192.828.520. DPT itu terdiri dari 514 kabupaten/kota, 7.201 kecamatan, dan 83.405 kelurahan di Indonesia.

"Dengan demikian DPT dalam negeri dan luar negeri hasil DPTHP-2 adalah 192.828.520, dengan rincian laki-laki 96.271.476 dan perempuan 96.557.044," ujar Ketua KPU Arief Budiman saat membacakan berita acara di Menara Peninsula, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (15/12/2018).

Sedangkan pemilih luar negeri berjumlah 2.058.191, dengan rincian 1.155.464 perempuan dan 902.727 laki-laki. Jumlah ini didapat dari 130 perwakilan resmi Indonesia di luar negeri. Pemilih di luar negeri itu dilakukan dengan tiga metode yaitu melalui TPS, TPS Keliling, dan melalui pos.

Ketua Bawaslu Abhan mengapresiasi kinerja KPU yang telah menyelesaikan DPTHP-2. Namun, dia menyampaikan sejumlah syarat terkait penyempurnaan DPT ini."KPU harus memberikan lampiran acara hasil DPTHP-2 dan parpol untuk pastikan akurasi data," katanya seperti dikutip detik.com.

Dia juga meminta KPU untuk dapat menjamin hak pilih warga yang berada di lapas, panti dan rusun. Selain itu, Abhan juga meminta KPU untuk melakukan audit internal untuk memastikan nama-nama yang terdaftar dalam DPT Pemilu 2019."KPU harus lakukan audit internal terhadap efektifitas, dalih khususnya perencanaan publikasi dan informasi data dalam memastikan nama yang terdaftar pemilih pemilu," ucapnya.

Terakhir, Abhan meminta KPU segera melakukan koordinasi dengan Kemendagri untuk melakukan percepatan rekaman e-TKP. Abhan kemudian menyebutkan satu persatu daerah yang memerlukan percepatan rekaman-eKTP."KPU harus kordinasi dengan dukcapil untuk melakukan percepatan rekaman e-KTP terutama di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Sulbar," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load