Kuasa Hukum Setnov Tanggapi Bantahan Made Oka

Senin , 26 Maret 2018 | 20:40
Kuasa Hukum Setnov Tanggapi Bantahan Made Oka
Sumber Foto Dok/Ist
Setya Novanto

JAKARTA - Kuasa Hukum Setya Novanto (Setnov) memberikan tanggapan terkait bantahan Made Oka Masagung bahwa terdapat dana e-KTP mengalir untuk Puan Maharani dan Pramono Anung masing-masing 500 ribu dolar AS.

"Ya kita serahkanlah. Kita tunggu saja apa proses pemeriksaan di pengadilan itu kan keterangan Pak Novanto," kata Firman Wijaya, anggota tim kuasa hukum Novanto di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Sebelumnya, Made Oka melalui kuasa hukumnya Bambang Hartono membantah pernyataan Setya Novanto dalam persidangan yang menyebutkan bahwa terdapat dana e-KTP mengalir untuk Puan Maharani dan Pramono Anung masing-masing 500 ribu dolar AS.

Dalam kesempatan itu, Bambang juga menyatakan, kliennya itu akan dikonfrontir dengan Setya Novanto.

Terkait hal itu, Firman menyatakan bahwa tim kuasa hukum Novanto menyerahkannya kepada proses peradilan."Kami serahkan pada proses peradilan ini. Yang jelas kan pencarian kebenaran material tidak selesai hanya dengan kasus Pak Novanto, masih mungkin kan ada kasus Pak Irvanto dan sebagainya. Saya kira ini masih panjang," ucapnya seperti dilansir antaranews.com.

Sebelumnya, mantan Ketua DPR Setya Novanto mengaku ada dana e-KTP yang mengalir untuk Puan Maharani dan Pramono Anung masing-masing 500 ribu dolar Amerika.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, saya minta maaf ada disampaikan oleh Andi (Narogong) untuk Puan Maharani 500 ribu dolar AS dan Pramono 500 ribu dolar AS. Bu Puan Maharani ketua fraksi PDI-P dan Pramono ada 500 ribu dolar," kata Setya Novanto (Setnov) sambil terbata dalam sidang pemeriksaan terdakwa di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (22/3/2018).

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load