Abu Bakar Ba‘asyir Balik ke Lapas Gunung Sindur

Selasa , 29 Januari 2019 | 17:00
Abu Bakar Ba‘asyir Balik ke Lapas Gunung Sindur
Sumber Foto Dok/Ist
Abu Bakar Ba'asyir

JAKARTA - Abu Bakar Ba'asyir, Selasa (29/1/2019 sore ini selesai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Dia meninggalkan lokasi menuju Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, dengan pengawalan ketat polisi.

Detik.com melaporkan, di lobi rumah sakit ini tampak sejumlah polisi melakukan penjagaan ketat jelang Ba'asyir keluar. Tampak ada 3 personel Brimob bersenjata laras panjang lengkap dengan rompi dan helmnya.

Di lokasi terparkir dua unit mobil polisi dari Polsek Gunung Sindur. Selain itu ada satu ambulans MER-C yang diperkirakan akan dipakai untuk membawa Ba'asyir.

Pukul 16.04 WIB ternyata Ba'asyir keluar dari RSCM Kencana lewat pintu samping dan masuk ke dalam mobil Avanza warna hitam berpelat merah nopol F 1196 G, bukan ambulans MER-C yang terparkir. Polisi yang melakukan penjagaan kemudian ikut bergerak meninggalkan lokasi dan melakukan pengawalan.

Sebelumnya, Tim Pengacara Muslim (TPM) menyebut tim dokter menyatakan Abu Bakar Ba'asyir tidak layak lagi berada di sel Lapas Gunung Sindur, Bogor. Alasannya, kondisi kesehatan Ba'asyir harus mendapat penanganan khusus medis.

"Setelah mendengar penjelasan sekilas dari dokter yang memeriksanya bahwa ustaz bagaimana pun juga sudah tidak layak lagi ditahan dan ustaz sudah masuk kriteria WHO. Kan ada 4 yang tidak boleh ditahan atau tidak boleh dapat perlakuan-perlakuan yang tidak benar, atau pun tidak manusiawi. Ini kalau kita bicara kemanusiaan," ujar Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), Mahendradatta di RSCM Kencana, Selasa (29/1/2019).

Mahendradatta menyebut, tim dokter RSCM di sela pemeriksaan, menjelaskan kondisi kesehatan Ba'asyir yang terganggu. "Gangguan jantung, penyempitan pembuluh darah, pengkapuran dan lain sebagainya, itu tadi secara sekilas sudah disampaikan dokter," sebutnya.

Merujuk pada kondisi tersebut, dengan alasan kemanusiaan, Ba'asyir menurut Mahendradatta harus dibebaskan dari Lapas Gunung Sindur.

Pembebasan bersyarat Abu Bakar Ba'asyir hingga saat ini belum terealisasi. Ba'asyir tetap diminta membuat pernyataan tertulis ikrar setia terhadap NKRI sebagaimana menjadi salah satu ketentuan pembebasan bersyarat napi terorisme."Kalau beliau sudah memenuhi syaratnya atau menandatangani persyaratan ya pasti dibebaskan. Tapi persyaratan tidak dipenuhi, kan itu persoalannya," kata Menkum HAM Yasonna Laoly, Senin (28/1/2019).

KOMENTAR

End of content

No more pages to load