Duh! 279 Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna.

Senin , 04 Maret 2019 | 15:00
Duh! 279 Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna.
Sumber Foto Dok/Ist
Suasana Rapat Paripurna DPR.

JAKARTA - Entah kapan sosok anggota DPR bisa berubah ya? Buktinya Rapat paripurna pembukaan persidangan IV Tahun 2018-2019 pagi ini tidak dihadiri 279 anggota DPR. Mereka mangkir! Berdasarkan daftar kehadiran, dari 560 anggota DPR hanya 281 orang yang hadir. 

Rapat digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2019). Bel rapat berdering pukul 11.00 WIB. Pimpinan yang hadir dalam rapat paripurna adalah Ketua DPR Bambang Soesatyo serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah, Utut Adianto, dan Agus Hermanto. Fahri Hamzah memimpin rapat.

"Berdasarkan catatan dari Sekretariat Dewan, yang menandatangani daftar hadir ada 281. Dengan demikian kuorum telah dicapai dan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim perkenankan kami membuka masa sidang ke-13 pada hari ini 4 Maret 2019 dan kami nyatakan terbuka untuk umum," kata Fahri membuka rapat.

Namun, tak ada rincian berapa jumlah anggota Dewan yang izin dan tidak hadir tanpa keterangan. Tidak disebutkan juga rincian kehadiran anggota Dewan per fraksi. Pihak Setjen DPR menolak memberikan data kehadiran. Padahal, sebelumnya informasi daftar hadir diberikan kepada wartawan.

Namun, Ketua DPR Bambang Soesatyo sempat menyampaikan dua kali salam pembuka karena suara anggota DPR yang menjawab salam terdengar lirih.

"Mudah-mudahan bukan karena habis reses terus lemas, tapi kalau saya lihat kawan-kawan wajahnya tetap optimistis walaupun kantong sudah mulai menipis dan saya paham betul," canda Bambang saat mengawali pidatonya seperti dilaporkan detik.com.

Ia mengaku mendapat telepon dari para anggota dewan yang meminta izin untuk tidak hadir dalam rapat paripurna. Bamsoet pun mengizinkan."Saya sejak kemarin banyak menerima telepon dari kawan-kawan kita anggota yang masih ada di daerah. Mohon izin tidak bisa hadir karena meneruskan tugas-tugas negara, yaitu mensukseskan pemilu di daerah. Sehingga mereka izin tidak hadir dalam rapat paripurna ini," dia menjelaskan.

"Saya sebagai pimpinan mengizinkan, karena tugas negara juga jauh lebih penting, mensukseskan pemilu di daerahnya masing-masing," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load