Prabowo: Saya Bukan Terhebat Tetapi Tak Mau Menyerah

Kamis , 21 Maret 2019 | 21:48
Prabowo: Saya Bukan Terhebat Tetapi Tak Mau Menyerah
Sumber Foto Detik.com
Prabowo dan Sandi di Acara Aliansi Pengusaha Nasional di DJakarta Theater malam ini.

JAKARTA - Ini pengakuan blak-blakan capres Prabowo Subianto di hadapan pengusaha di Acara Aliansi Pengusaha Nasional malam ini di Djakarta Theater.  Dia mengaku dirinya bukan orang terhebat di republik ini tetapi ia tak mau menyerah kepada kepuasan yang mendorong ekonomi tidak berpihak kepada rakyat.

"Saya yang pertama paham saya bukan orang terhebat di republik ini tapi saya posisi tak mau menyerah kepada kepuasan yang mendorong ekonomi tidak berpihak ke rakyat sendiri," kata Prabowo di hadapan para pengusaha.

Ia memberi keynote speech di acara itu. Prabowo menjelaskan alasan dirinya maju di Pilpres 2019 meski sadar dirinya bukan yang terhebat."Saya bersama saudara Sandiaga Uno mendapat kehormatan ditetapkan capres-cawapres 2019-2024," kata Prabowo mengawali pidatonya.

"Saya waktu itu memutuskan maju juga sebagai kelanjutan dari keprihatinannya kita bersama yang kita rasakan bersama terutama ekonomi kita seolah bergerak ke arah yang tidak jelas," katanya seperti dilaporkan detik.com.

Prabowo mengatakan angka-angka ekonomi yang dikumandangkan pemerintah selalu bagus. Namun menurutnya, itu tak sesuai kenyataan."Angka-angka selalu dikumandangkan rezim penguasa. Angka bagus-bagus, kenyataannya di lapangan tidak bagus," tuturnya.

Karena itu, Prabowo memutuskan ingin melakukan perubahan. Dia kembali turun ke lapangan meski dia sadar dirinya bukan yang terhebat. Eks Danjen Kopassus itu menyatakan dirinya bukan sosok yang suka perpecahan ataupun konflik. Sejak muda, dia mengaku rela hancur untuk bangsa.

"Saya dibesarkan sebagai kesatria, lebih baik saya yang hancur daripada rakyat yang menderita. Itu tekad saya dari muda, saya siap mati untuk republik ini," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load