Ini Tanggapan Bawaslu Soal Pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu 2019

Kamis , 25 April 2019 | 17:15
Ini Tanggapan Bawaslu Soal Pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu 2019
Sumber Foto Dok/Ist
Rahmat Badja

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menggulirkan wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kecurangan Pemilu 2019. Lantas apa tanggapan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)?

Adalah Komisioner Bawaslu, Rahmat Badja yang berkomentar soal itu. Katanya, pembentukan pansus kecurangan itu tidak diperlukan."Kan dalam undang-undang sudah disahkan kepada Bawaslu hal tersebut. Ya agak sulit lah, masa nanti berkompetisi mengadili," ujarnya, Kamis (25/4/2019).

Ia mengatakan penanganan terkait kecurangan pemilu merupakan kewenangan Bawaslu. Menurut Rahmat, Bawaslu juga merupakan bentukan DPR."Mengenai kecurangan pemilu kan sudah ada ininya, pelanggaran administrasi, hukum kan sudah ada bawaslu, yang membuat bawaslu kan DPR juga," ucapnya.

Dia menyarankan pihak yang menemukan pelanggaran untuk segera melapor ke Bawaslu. Rahmat menegaskan Bawaslu siap menuntaskan masalah yang terjadi di Pemilu 2019. "Ya kalo ada pelanggaran silakan aja lapor Bawaslu," katanya seperti dikutip detik.com.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan kalau kecurangan di pemilu kali ini sangat terstruktur, sistematik, masif, dan brutal (TSMB). Oleh sebab itu, ia mengusulkan untuk membentuk pansus kecurangan pemilu ke DPR.

"Saya kira nanti perlu dibentuk pansus kecurangan ini. Saya akan mengusulkan meski ini akhir periode. Kalau misalnya teman-teman itu menyetujui, akan bagus untuk evaluasi ke depan. Karena kecurangan ini cukup masif, terstruktur, dan brutal. Mulai pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan," kata Fadli di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

KOMENTAR

End of content

No more pages to load