Andi Arief Kembali "Berkicau", Sindir Parpol Pakai Jasa Buzzer

Minggu , 12 Mei 2019 | 18:35
Andi Arief Kembali
Sumber Foto Dok/Ist
Andi Arief

JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief kembali "berkicau" melalui Twitter-nya, Minggu (12/5/2019). Kali ini Wakil Sekjen Partai Demokrat itu "menyentil" partai politik yang menggunakan jasa buzzer tetapi malah kalah.

Andi Arief mengatakan, partainya selama ini berjuang dengan cara yang benar.

Awalnya, Andi menjelaskan sikap Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam beberapa waktu terakhir, kader Demokrat juga kerap mempertanyakan klaim BPN Prabowo-Sandi sendiri.

"AHY penuhi undangan Jokowi itu hak AHY. Protes Demokrat atas 62 persen itu untuk merasionalkan koalisi adil makmur," tulis Andi Arief.

"Demokrat 10 tahun berkuasa dan 5 tahun di luar kekuasaan, kami survive di dua cara itu. Partai kami tidak gampang digoda, tetapi juga tidak mau terjebak kesalahan," katanya seperti dikutip detik.com.

Menurut Andi Arief, rakyat bisa menilai partai mana yang benar-benar menjalakan fungsi sebagai oposisi selama 5 tahun pemerintahan Jokowi. Sikap Partai Demokrat pun bisa dilihat."Silakan saja menilai apakah Partai Demokrat menjalankan fungsi itu atau partai lain. Biar tahu yang mana yang abu-abu dan yang pura-pura oposisi," kata Andi.

Dia meminta kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk terus berjuang dengan cara yang benar. Andi pun menyinggung partai yang menggunakan segala cara, termasuk dengan buzzer."Buat para kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk terus berjuang dengan cara yang benar," dia mengungkapkan.

"Partai kita tetap dipercaya rakyat meski ada dua partai yang membayar para buzzer untuk menenggelamkan dengan segala cara. Satu partai lolos PT, satunya malah gagal," pungkasnya tanpa menyebut parpol yang dimaksud.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load