BEM SI Istirahat Demo Tunggu Niat Baik Jokowi

Jumat , 18 Oktober 2019 | 08:45
BEM SI Istirahat Demo Tunggu Niat Baik Jokowi
Sumber Foto Dok/Ist
Aksi mahasiswa di depan Gedung DPR Senayan Jakarta beberapa waktu lalu..

JAKARTA - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dikabarkan hari ini tidak menggelar aksi unjuk rasa terkait tuntutan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Perpu untuk menganulir UU KPK baru. Hari ini, BEM SI bakal menggelar konsolidasi internal.

Koordinator BEM SI Wilayah Se-Jabodetabek Banten, Muhammad Abdul Basit menyatakan hal itu ketika dihubung semalam.

"Kita akan ada konsolidasi jadi kalau untuk besok (hari ini) belum (ada rencana demo), tapi kita masih ingin membicarakan kembali seperti apa gerakan ke depannya, karena ya Pak Jokowi pun sekarang belum ada iktikad baik terkait itu," katanya.

Dia mengatakan kalau pada akhirnya Jokowi tak mau menerbitkan Perpu KPK maka dirinya menilai Jokowi gagal melaksanakan Nawacita. Menurutnya Jokowi masih dilema menerbitkan Perpu KPK gara-gara kepentingan parpol yang mendukung Jokowi.

"Kalaupun Pak Jokowi tidak mau mengeluarkan Perppu berarti ya kita bisa menyimpulkan berarti Pak Jokowi sudah gagal terkait dengan Nawacita yang sudah dikomitmenkan 5 tahun ke belakang," ujar Abdul.

"Hari ini Pak Jokowi masih dilema karena apa karena ada kepentingan oligarki politik yang di belakangnya yang menekan dia untuk tidak mengeluarkan Perpu," ia melanjutkan seperti dikutip detik.com.

Abdul meminta Jokowi menunjukkan sikap tegas. Dia berharap Jokowi menunjukkan komitmen dalam pemberantasan korupsi yang masuk dalam Nawacita."Kita ingin meminta Pak Jokowi menunjukkan bahwa Pak Jokowi harus bersikap tegas, apalagi Pak Jokowi sebentar lagi akan dilantik sebagai presiden di periode selanjutnya. Ini kan jadi evaluasi juga, karena Pak Jokowi ber-statement ataupun menyampaikan upaya pemberantasan korupsi dalam Nawacita juga," tuturnya.

Sebelumnya, BEM SI menggelar demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Barat. Massa mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perpu KPK.

"Khusus hari ini kita mendesak Pak Jokowi untuk segera mengeluarkan Perpu KPK dan mengembalikan pada Undang-Undang KPK sebelumnya," kata koordinator lapangan aksi sekaligus Ketua BEM UNJ, Muhammad Abdul Basit (Abbas) saat aksi di depan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (17/10/2019).

KOMENTAR

End of content

No more pages to load