Besok Bawaslu Putuskan Kelanjutan Situng KPU

Rabu , 15 Mei 2019 | 20:06
Besok Bawaslu Putuskan Kelanjutan Situng KPU
Sumber Foto Dok/Ist
Mochamad Afifuddin
POPULER
Besok Putusan MK, Wiranto: Masyarakat Tenang Karena Aparat Siaga Maksimal Besok Wiranto, Panglima TNI Hingga Kapolri Pantau Putusan MK Tiba di Jakarta, Prabowo Langsung Gelar Pertemuan dengan Sandi Hari Ini Prabowo Tiba Kembali di Tanah Air Moeldoko: Ada yang Belum Bisa Terima Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (16/5/2019) besok mengagendakan sidang putusan perkara dugaan pelanggaran administratif Sistem Informasi dan Perhitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin mengatakan pihaknya akan segera memutuskan laporan yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Itu dalam satu sampai dua hari ini, kalau enggak besok ya Jumat. Insyaallah besok akan ada putusan," kata Afif saat ditemui di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Ia mengungkapkan Bawaslu telah memberikan pandangannya terkait laporan dugaan pelangggaran Situng ini dalam persidangan. Namun ia enggan menyampaikan secara rinci sekarang ini."Sudah kita bahas dan tinggal kita bacakan putusannya secara resmi," tuturnya.

Sebelumnya, Bawaslu menggelar sidang dugaan pelanggaran situng KPU menindaklanjuti laporan nomor 007/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 yang disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sejumlah saksi dari pihak terlapor yakni KPU dan BPN selaku pelapor telah dihadirkan.

Berdasarkan kesaksian Anggota Biro Hukum KPU Setya Indra Arifin KPU melakukan kesalahan input data situng. Tidak hanya terhadap paslon 02 saja melainkan juga ke paslon 01.

Ia merinci data yang dimilikinya hingga 6 Mei 2019 tercatat sebanyak 244 temuan terkait kesalahan input data pada Situng. Sebanyak 68 di antaranya merupakan hasil laporan masyarakat. Sementara untuk 176 kesalahan diketahui berdasarkan monitoring yang dilakukan KPU.

Dia menjelaskan kalau 24 kali kesalahan input data menyebabkan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf berkurang. Sedangkan, 63 kesalahan input data menyebabkan suara Prabowo-Sandi berkurang.

Selain itu, 46 kali kesalahan input data menyebabkan suara Jokowi-Ma'ruf Amin bertambah. Sementara sisanya 30 kali kesalahan input data menyebabkan suara Prabowo-Sandi bertambah.

Kemudian juga terdapat 10 kesalahan input data yang menyebabkan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi sama-sama berkurang. Untuk 12 kesalahan sisanya menyebabkan suara Jokowi dan Prabowo sama-sama bertambah suaranya.(ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load