Ajakan Tak Bayar Pajak, TKN: Akur Jika Anggota Fraksi Gerindra Tak Digaji

Kamis , 16 Mei 2019 | 13:50
Ajakan Tak Bayar Pajak, TKN: Akur Jika Anggota Fraksi Gerindra Tak Digaji
Sumber Foto Dok/Ist
Arya Sinulingga

JAKARTA - Ajakan Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Arief Poyuono mengajak para pendukung Prabowo Subianto tak membayar pajak apabila Jokowi-Ma'ruf Amin terpilih sebagai pemenang Pilpres 2019 terus menulai protes. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin balik menyerang dengan meminta DPR tidak menggaji anggota Dewan dari Fraksi Gerindra.

Juru Bicara TKN Arya Sinulingga mengatakan hal itu di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2109)."Yang pasti, kalau gitu kita minta DPR RI jangan kasih gaji kepada anggota DPR dari Gerindra dan juga jangan dikasih THR karena dia hidup dari pajak," ujarnya.

"Baik ketuanya sampai bawah-bawahnya jangan dikasih gaji dan seluruh staf pendukungnya jangan dikasih gaji," katanya.

Arya mengingatkan sekretariat DPR RI dan MPR RI tidak mencairkan gaji dari Fraksi Gerindra. Selain itu, politikus Perindo tersebut menyerukan agar tunjangan hari raya (THR) tidak diberikan kepada pendukung 02 yang tidak membayar pajak.

"Ingatkan sekretariat DPR RI dan MPR RI jangan membayar gaji anggota fraksi dari Gerindra dan seluruh staf pendukungnya. Termasuk THR, karena THR minggu depan sudah cair jangan dikasih," katanya.

Sebelumnya, Poyuono menyeru masyarakat yang tak terima dengan pemerintahan hasil Pilpres 2019 menolak membayar pajak. Prabowo Subianto sebagai capres yang juga didukung Gerindra menyatakan menolak hasil Pemilu 2019.

"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 di antaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate. Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019," kata Poyuono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

KOMENTAR

End of content

No more pages to load