Hadir ke Istana Pakai Kemeja Putih, Bos Gojek Dinilai Layak Jadi Menteri Mewakili Milenial

Senin , 21 Oktober 2019 | 10:36
Hadir ke Istana Pakai Kemeja Putih, Bos Gojek Dinilai Layak Jadi Menteri Mewakili Milenial
Sumber Foto : Istimewa
Pendiri Gojek Nadiem Makarim

JAKARTA - Janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memasukan kalangan milenial dalam Kabinet Indonesia Kerja Jilid II mulai terbukti. Hal itu terlihat dengan kehadiran CEO dan Founder Gojek Nadiem Makarim ke Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Pria berusia 35 tahun itu terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam yang disebut-sebut sebagai kandidat calon menteri yang akan diumumkan Jokowi, pagi ini.

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Nadiem memang santer digosipkan bakal mengisi pos menteri kabinet Jokowi untuk periode 2019-2024.

Ekonom Universitas Indonesia, Fitra Faisal, mengatakan Nadiem Makarim memiliki kemampuan manajemen, mampu mengeksekusi program, serta dapat mengikuti perubahan zaman dengan cepat. Terbukti dengan Gojek menjadi perusahaan startup skala Decacorn, dan termasuk terbesar di Asia Tenggara.

"Dengan kredibilitas Nadiem dalam membangun Gojek, perusahaan rintisan yang telah menjadi Decacorn, atau punya valuasi di atas USD10 miliar, Nadiem bisa diberi kepercayaan untuk beberapa bidang karena kemampuan eksekusi yang mumpuni," ujar Fitra kepada wartawan pada Jumat (18/10/2019).

Fitra pun menyebut ada beberapa pos yang layak diisi oleh Nadiem, seperti investasi, digital, maupun bidang pendidikan. "Tapi yang saya ingin tekankan, adalah bagaimana digitalisasi menjadi tuntutan dunia saat ini. Semua bidang akan terkait dengan digitalisasi dan juga teknologi, makanya digital sangat penting. Menurut saya, Nadiem punya kapasitas dalam hal itu," ujarnya.

Ia pun berharap pemerintahan kedua Jokowi, dapat memilih menteri yang mampu membuat deregulasi, sekaligus sebagai eksekutor itu sangat penting. (E-3)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load