Budi Karya Sumadi Kembali Jabat Menteri Perhubungan

Selasa , 22 Oktober 2019 | 18:07
Budi Karya Sumadi Kembali Jabat Menteri Perhubungan
Sumber Foto: Istimewa
Budi Karya Sumadi

JAKARTA - Budi Karya Sumadi mengaku diminta kembali menjadi Menteri Perhubungan dalam Kabinet Kerja Jilid II oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pak Presiden memberikan amanah kepada saya. Banyak tugas yang harus dilakukan. Tugas yang selalu disampaikan bahwa Indonesia dengan pulau yang banyak, harus dipastikan ada konektivitas yang baik. Secara khusus dukung pariwisata, logistik. Jadi saya ditugaskan menjadi Menteri Perhubungan," jelas Budi usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Budi mengatakan Presiden Jokowi secara khusus menyampaikan bahwa dirinya harus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan sektor wisata dan logistik.

Tugas khusus yang sejak satu tahun terakhir harus difokuskan ialah merealisasikan pembangunan lima Bali Baru, di antaranya ialah membangun konektivitas di wilayah Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Manado, dan Yogyakarta.

Budi juga diminta terus membangun berbagai fasilitas publik, seperti pelabuhan, bandara, dan lainnya. Intinya, Indonesia memiliki banyak potensi sekaligus tantangan yang harus diselesaikan.

"Tugas kita untuk menjadikan Indonesia lebih baik sangat challenging, Indonesia punya banyak potensi. Labuan Baju itu suatu wajib untuk didukung, apa yang jadi visi misi presiden," ucap Budi seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Budi duduk di posisi Menteri Perhubungan sejak 2016 lalu. Tepatnya, ketika Jokowi mengumumkan perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja untuk kedua kalinya.

Sebelum berada di jabatan pemerintahan, ia adalah seseorang yang terkenal hilir mudik di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan menduduki jabatan direksi di beberapa perusahaan pelat merah.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load