BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres 2019

Selasa , 21 Mei 2019 | 02:54
BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres 2019
Sumber Foto Dok/Ist
Ilustrasi Pilpres 2019.
POPULER
PDIP Bantah Isu Megawati Mundur dari Ketua Umum Melalui Kongres

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (21/5/2019) dini hari telah menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Hal itu sesuai dengan hasil rekapitulasi suara nasional pilpres. 

Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) langsung menyatakan menolak penetapan hasil rekapitulasi suara nasional pilpres yang memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. 

Azis Subekti dan Didi Hariyanto sebagai saksi BPB 02 menyatakan menolak hasil pilpres yang telah diumumkan KPU itu. "Saya Azis Subekti dan sebelah saya Didi Hariyanto sebagai saksi dari BPN 02 menyatakan menolak hasil pilpres yang telah diumumkan. Penolakan ini sebagai monumen moral bahwa kami tidak menyerah untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan kecurangan, untuk melawan kesewenang-wenangan, untuk melawan kebohongan, dan untuk melawan tindakan-tindakan apa saja yang akan mencederai demokrasi," ujar Azis dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil suara di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari. 

Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno menetapkan hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.(ryo/E-2)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load