Walikota Pontianak Tertibkan Perjudian di Alun-alun Kapuas

Pin It

Foto / Antara

TERSANGKA-Puluhan tersangka bersama barang bukti mesin judi diamankan di Mapolda Sumut, Medan, Senin (27/1). Polisi berhasil mengamankan 52 orang pelaku judi dari sebuah ruko yang dijadikan sebagai lokasi perjudian jenis mesin jackpot serta menyita 10 mesin judi dan ribuan koin yang beromset ratusan juta rupiah.

Pemkot membutuhkan 10 tahun, untuk membenahi tempat wisata terbaik di Pontianak.

PONTIANAK-Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, menertibkan praktik perjudian terselubung di Taman Alun-alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman, Pontianak Kota, karena telah membuat resah sebagian besar masyarakat.
            
Walikota Pontianak, Sutarmidji kepada SH ,Senin (27/1), mengatakan, praktik perjudian seperti permainan dadu, kolok-kolok, kartu resmi, telah meresahkan masyarakat, sehingga dibutuhkan tindakan tegas.
            
Dijelaskan Sutarmidji, Taman Alun-alun Kapuas hingga memasuki Kawsan Waterfront City, menjadi tempat bermain kebanggaan warga Kota Pontianak. Pada malam hari, pemandangan di sekitar Waterfront City dilengkapi dengan air mancur.
            
Pemerintah Kota Pontianak membutuhkan waktu sekitar 10 tahun terakhir, untuk membenahi tempat wisata terbaik di Kota Pontianak. Ribuan orang tumpah ruah di Taman Alun-alun Kapuas hingga Waterfront City, untuk menikmati keindahan alam di malam hari.
            
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar, mendukung sepenuhnya penertiban perjudian terselubung di sekitar Taman Alun-alun Kapuas hingga Waterfront City, karena semua agama melarang keras praktik perjudian.
            
Herman Hofi mengingatkan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aktor di balik maraknya praktik perjudian di forum keramaian warga pada malam hari di Kota Pontianak.
            
Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Polisi Haryatna menegaskan, pihaknya tetap bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pontianak selama melakukan penertiban praktik perjudian di Taman Alun-Alun Kapuas hingga Waterfront City.





Sumber : Sinar Harapan