Kemlu Buka Layanan Helpdesk Bagi WNI di Bandara Hong Kong

Kamis , 15 Agustus 2019 | 12:34
Kemlu Buka Layanan Helpdesk Bagi WNI di Bandara Hong Kong
Sumber Foto Dok/Ist
Bandara Internasional Hong Kong.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membuka layanan helpdesk bagi WNI di Bandara Internasional Hong Kong. Layanan ini ditujukan guna membantu WNI yang mengalami gangguan jadwal penerbangan akibat demonstrasi.

"Ini merupakan terobosan karena kedekatan hubungan Indonesia dengan pihak otoritas Hong Kong. Kita mendapat akses untuk membuka tempat di mana masyarakat kita karena satu dan lain hal terkendala penerbangannya, bisa mencari kita," ujar pelaksana tugas Jubir Kemlu Teuku Faizasyah di kantor Kemlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).

Dari data Kemlu, tercatat ada sekitar 140 ribu WNI yang berada di Hong Kong. Mereka dipastikan dalam kondisi aman.

"Tapi sejauh ini kondisi WNI di sana dalam kondisi yang baik dan aman. Seperti tadi disampaikan Pak Jubir, proses demo antara penduduk setempat dan pemerintah setempat. WNI kita bukan objek atau subjek demo tersebut," kata Pelaksana Harian Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Judha Nugraha menambahkan seperti dikutip detik.com.

Terkait demonstrasi, Kemlu tetap mengimbau WNI untuk menunda perjalanan atau pun transit di Hong Kong. WNI diminta menunggu kondisi Hong Kong kembali kondusif.

"Dalam konteks tersebut kita sampaikan bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Hong Kong untuk cermati perkembangan situasi di sana, termasuk transit. Mempertimbangkan kondisi di Hong Kong bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Hongkong dan tidak bersifat urgen, diimbau untuk ditunda terlebih dahulu sampai situasi kondusif," kata Judha.

Unjuk rasa besar-besaran di Hong Kong bermula dari protes terhadap rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi yang dinilai kontroversial karena mengatur ekstradisi tersangka kriminal ke China.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load