PBNU Siap Rayakan Hari Santri Nasional

Rabu , 12 September 2018 | 18:00
PBNU Siap Rayakan Hari Santri Nasional
Sumber Foto satryo yudhantoko
PBNU siap sukseskan Hari Santri Nasional.

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdathul Ulama (PBNU) akan merayakan Hari Santri Nasional ke-2 di Jawa Barat. Siang ini PBNU menceritakaan asal muasal lahirnya Hari Santri Nasional yaitu hasil desakan NU terhadap pemerintahan saat ini.

"Adanya Hari Santri, tokohnya NU. Kalau kita lihat ini sudah 73 tahun negara ini merdeka, kata santri baru dikeluarkan setelah Pengurus Besar Nahdatul Ulama mendesak pemerintah untuk menghargai santri. Kalau ada Hari Pahlawan, Hari Kartini dan segala macam. Nah Hari Santri," kata Sekjen Lembaga Persahabatan Organisasi Islam (LPOI) PBNU, Lutfi At-Tamimi dalam konferensi pers persiapan acara "Hari Santri Nasional 2018" di Kantor PBNU, di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Ketua Pelaksana acara hari santri nasional, Yahya Cholil Staquf menjelaskan, acara Hari Santri Nasional kali ini digelar sebelum hingga sesudah 22 September. "Rangkaian acaranya mulai dari istigosah akbar (doa bersama) yang dilakukan di seluruh Indonesia. Apel hari santri digelar tanggal 22-nya di wilayah lain selain di Jakarta," dia menjelaskan.

Selain itu, Khalil juga mengatakan, akan pula digelar jalan sehat keluarga sakinah dan acara santripreuner award. "Sekarang santri sudah jadi pengusaha semua. Makanya ini juga akan diberikan penghargaan kepada mereka. Selain itu, juga ada lomba kreativitas santri. Mana yang bernilai ekonomis dan mana yang budaya," dia menambahkan.

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini mengungkapkan bahwa semangat yang akan diusung di Hari Santri kali ini ialah memberantas hoax. "Sekitar 52 persen masyarakat menggunakan gadget sebagai media Komunikasi dan kita sudah temui di mana mana hoax. Maka kami di dalam hari santri ini lebih banyak menguatkan literasi di kalangan warga NU khususnya, juga masyarakat Indonesia pada umumnya. Bagaimana menggunakan sosial media sehingga membangun apa yang disebut entitas bangsa ini agar tetap berjalan," ujarnya.(ryo)

 

KOMENTAR