KNKT Tak Pusingkan Dana Terbatas Cari CVR

Jumat , 09 November 2018 | 14:45
KNKT Tak Pusingkan Dana Terbatas Cari CVR
Sumber Foto satryo yudhantoko
Soerjanto Tjahjono

JAKARTA - Black Box Cockpit Voice Recorder (CVR) yang belum diketemukan sampai hari ini, masih menjadi kendala bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui sebab jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP JT-610 di perairan Karawang pekan lalu. Untuk itu, KNKT akan tetap berupaya mencari Black Box CVR meski dana yang dimilikinya terbatas.

"Kita mau nyari sampai ketemu black box itu. Jadi selama masih mampu ya, karena pencarian itukan memerlukan dana, kita semaksimal mungkin menemukan black box itu. Yang saya maksud CVR," ujar Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono saat ditemui di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (9/11/2018).

Karena menurut Soerjanto, black box Flight Data Recorder (FDR) yang telah ditemukan pada Kamis, (1/11/2018) lalu, tidak cukup untuk mengungkap sebab jatuhnya pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu.

"Karena CVR ini sangat critical dalam kecelakaan lion JT-610. Karena kalau hanya black box FDR saja itu tidak lengkap. Kita butuh juga CVR ini untuk mengetahui, apa sih yang dibicarakan di antara kedua pilot tersebut," katanya.

Jika black box CVR berhasil ditemukan, Soerjanto menyebutkan, tim peneliti KNKT dapat mengetahui sejumlah informasi berupa, training pesawat, human fighters pilot dan co-pilot, masalah ergonomi pesawat dan sejumlah hal lain yang berkaitan dalam proses peberbangan oleh pilot dan co-pilot. "Nanti akan diketahui masalah itu. Karena hal ini sangat berkaitan dengan human fighters," katanya.

Lebih lanjut lagi dia menjelaskan, proses pencarian CVR yang akan dilakukan KNKT tidak mematok target atau batas waktu tertentu. Namun, pihaknya akan semaksimal mungkin menemukan satu bagian dari black box yang hilang itu bersama dengan sejumlah pihak terkait.

"Kita belum tentukan batas waktu. Artinya di sini kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menemukan CVR. Kalau masih satu dua bulan lagi kita akan berusaha sekuat tenaga, semampu kita dananya yang ada. Nanti pada suatu saat kalau kita nggak mampu kita akan bicarakan ke teman-teman," dia menambahkan.(ryo)

 

KOMENTAR