Alat Canggih Dikerahkan Cari Black Box CVR

Jumat , 09 November 2018 | 14:55
Alat Canggih Dikerahkan Cari Black Box CVR
Sumber Foto satryo yudhantoko
Tim Basarnas menurunkan Black Box FDR Lion Air JT-610.

JAKARTA - Hari Jumat (9/11/2018) ini, Komite Nasional Keselamatan Kerja (KNKT) mengirimkan dua alat baru dari Amerika Serikat untuk mencari Black Box Cockpit Voice Recorder (CVR). Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono mengungkapkan bahwa dua alat baru itu terbilang canggih dibanding alat sebelumnya.

"Tadi pagi kita juga sudah menambahkan yang kemarin sudah dapat pinger locater. Tadi pagi kita memberangkatkan dua alat yang boleh dikatakan yang tercanggih saat ini. Tadi pagi sudah dibawa kesana (perairan Karawang) jam 8, bersama operatornya." kata Soerjanto saat menyambangi posko evakuasi pesawat Lion Air JT-610, di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (9/11/2018).

Lebih lanjut, Soerjanto menjelaskan bahwa alat tersebut baru didatangkan malam tadi langung dari Amerika Serikat. Dua alat canggih itu masih berjenis yang sama yaitu, "Ping Locater". Namun, alat tersebut memiliki daya sensitifitas yang lebih tinggi dibanding ping locater yang digunakan sebelumnya.

"Alat canggihnya masih sama. Tapi areanya lebih sempit, sudutnya lebih tajam. Kalau yang lama itu lebih lebar, kalau yang ini sudutnya lebih sempit," dia menjelaskan.

Karena itu, Soerjanto berharap, penyelam yang membawa alat tersebut, dalam hal ini penyelam Basarnas, mampu menemukan black box CVR disekitar lokasi yang tidak jauh dari lokasi ditemukannya black box Flight Data Recorder (FDR).

"Mudah-mudahan dengan alat yang sensitif dan paling mutakhir ini bisa segera menemukan di mana sih CVR itu. Karena hari kedua, ketiga itu kita masih bisa deteksi, ada ping. Setelah kita angkat FDR, suara dari CVR itu hilang. Nah ga tau kenapa hilangnya. Melemahlah, makin lama, makin lama, makin hilang. Nah, kita coba dengan alat yang lebih sensitif ini bisa terdeteksi di mana CVR itu," dia menambahkan.(ryo)

 

KOMENTAR