Festival Ludruk Surabaya Kembali Digelar

Jumat , 15 November 2019 | 15:30
Festival Ludruk Surabaya Kembali Digelar
Sumber Foto: Antara.
Festival Ludruk 2019 digelar di Balai Pemuda Surabaya, Kamis (14/11).

SURABAYA - Untuk melestarikan budaya ludruk di Kota Surabaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya kembali mengadakan event rutin Festival Ludruk. Tahun ini, sebanyak 17 peserta meramaikan Festival Ludruk 2019 yang digelar di Balai Pemuda Surabaya, Kamis.

"Saya mengapresiasi atas digelarnya Festival Ludruk ini. Apresiasi dalam rangka upaya melestarikan kebudayaan lokal," kata Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya Khusnul Khotima dalam kata sambutannya di Festival Ludruk seperti yang diturunkan oleh Antara.

Tahun ini jumlah peserta (kelompok) yang tampil ada kenaikan dari tahun sebelumnya. "Jika tahun sebelumnya hanya diikuti 15 kelompok, maka tahun ini diikuti 17 kelompok yang berasal dari ludruk yang diselenggarakan oleh sekolah baik tingkat SMP maupuan SMA," ujarnya.

Di antara 17 kelompok yang tampil, juri akan memilih enam kelompok dengan peringkat terbaik. Enam kelompok ini akan menerima sertifikat dan uang pembinaan dari Pemkot Surabaya. Untuk itu, Khusnul Khotima mengapresiasi Dispudpar, seniman, para guru ekstrakurikuler, serta para pelatih yang melatih di sanggar-sanggar kesenian. Ia merasa agen-agen inilah yang membantu  melestarikan kebudayaan Kota Surabaya agar terus bisa dinikmati warga Surabaya.

Ia berharap akan semakin banyak anak-anak sekolah baik negeri maupun swasta yang memiliki ekstrakurikuler ludruk dan juga makin banyak sanggar-sanggar ludruk yang tumbuh dan berkembang di Kota Surabaya. Beberapa peringkat terbaik yang mendapatkan uang pembinaan dari Disbudpar Surabaya sebesar Rp3 juta adalah Luduruk Candra Budaya 45 (SMPN 45), Ludurk Mekar Budaya (SMPN 28), Ludruk Putra Taman Hirra, Ludruk Sleekor Budaya (SMAN 21), Ludruk Treno Budoyo, serta Ludruk Medang Taruna Budaya. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load