Sudah 34% Transaksi Gunakan Nontunai

Jumat , 15 November 2019 | 15:41
Sudah 34% Transaksi Gunakan Nontunai
Sumber Foto: Unsplash.
Transaksi nontunai lebih cepat, aman, dan juga murah

CIREBON - Penggunaan transaksi nontunai terus tumbuh. Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus mengatakan saat ini sudah 34 persen transaksi yang menggunakan nontunai. Angka ini diharapkan terus tumbuh seiring gencarnya sosialisasi kepada masyarakat.

"Dari survei yang pernah dilakukan, baru sekitar 34 persen volume transaksi sudah nontunai," kata Head of Project Management Office DNKI Djauhari Sitorus di Cirebon kepada Antara, Selasa (12/11). Untuk itu, sosialisasi keuangan inklusif nontunai akan terus disosialisasikan kepada masyarakat agar transaksi nontunai semakin luas digunakan.

Ia berpendapat mengedukasi penggunaan fintech adalah salah satu cara jitu meningkatkan jumlah transaksi nontunai. Diharapkan di masa depan di warung kecil, toko kelontong, serta pedagang keliling transaksi nontunai sudah bisa digunakan karena ini sangat memudahkan dan cepat.

"Memang belum terlalu besar presentasinya, kami harapkan ke depan akan semakin besar lagi prosentasenya. Dan salah satu caranya adalah bagaimana toko kecil, warung kelontong, tukang bakso bisa menggunakan transaksi nontunai," ujarnya. Djauhari mengatakan lagi banyak manfaat dari penggunaan transaksi nontunai seperti lebih cepat, aman, dan juga murah.

Ini semua juga didukung oleh semakin banyaknya fintech yang menyediakan jasa pembayaran atau uang digital dan dan hanya membutuhkan smartphone sebagai media transaksinya. "Manfaat dari transaksi nontunai itu lebih cepat, lebih aman dan juga murah, masyarakat hanya membutuhkan ponsel pintar saja serta pemindai," ujarnya. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load