Twitter Sempat "Down", Ini Penyebabnya Lho!

Jumat , 12 Juli 2019 | 08:00
Twitter Sempat
Sumber Foto Rtr
Ilustrasi Twitter

JAKARTA - Twitter menjelaskan alasan mengapa layanan media sosial-nya sempat tak bisa diakses sama sekali (down) oleh penggunanya di seluruh dunia selama satu jam, Jumat (12/7/2019) dini hari. Meski sempat down, tagar #TwitterDown menjadi terpopuler kedua di Indonesia.

Lewat laman resminya, Twitter menjelaskan gangguan layanannya ini akibat adanya perubahan konfigurasi internal. Satu jam kemudian, masalah ini telah bisa diatasi.

"Gangguan terjadi akibat perubahan konfigurasi internal yang saat ini sedang kami coba atasi. Beberapa pengguna kemungkinan bisa mengakses Twitter lagi dan kami memastikan Twitter bisa diakses kembali oleh semua pengguna secepatnya," tulis Twitter dalam laman tersebut pada pukul 19:56 UTC (2:56 WIB).

Sekitar 1 jam kemudian, pada pukul 21:10 UTC (4:56 WIB) Twitter mengumumkan layanannya kembali pulih."(Layanan) Twitter sekarang telah pulih hampir untuk semua orang. Kami tengah bekerja agar layanan kembali 100 persen segera."

Segera setelah layanannya kembali pulih, akun resmi Twitter mencuit, "merindukan kami?", yang segera dibalas beragam oleh penggunanya.

Mengutip Digital Trends, layanan pihak ketiga untuk mengakses Twitter seperti Twitterdeck juga dilaporkan bermasalah.

Mandegnya layanan Twitter ini melengkapi rangkaian peristiwa "down"-nya sejumlah situs media sosial besar. Awal bulan ini, Facebook, Instagram, dan WhatsApp juga mengalami gangguan layanan serupa.

Sebelumnya, pengguna diseluruh dunia melaporkan layanan Twitter mengalami gangguan melalui situs Down Detector sejak pukul 1:46 WIB. Sekitar 100 ribu pengguna telah melaporkan hal ini di situs tersebut. Berdasarkan laporan di situs tersebut, gangguan layanan ini berdampak pada pengguna di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.

Ketika mencoba mengakses Twitter, pengguna disuguhkan laman yang menginformasikan kerusakan dengan tulisan, "terkadi kesalahan teknis."



Sumber Berita: Cnnindonesia.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load