Geopark Ciletuh Peroleh Sertifikat UNESCO

Minggu , 20 Mei 2018 | 01:41
Geopark Ciletuh Peroleh Sertifikat UNESCO
Sumber Foto Sinar Harapan/ Mintaraga Muhammad
Salah satu curug di kawasan geopark Cilatuh, Sukabumi

BANDUNG--Sertifikat Taman Bumi Dunia UNESCO (UNESCO Global Geopark) bagi Ciletuh-Palabuhanratu telah terbit. Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, menandatangani langsung sertifikat itu, sehingga lengkap sudah legatlitas Taman Bumi Ciletuh di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sebagai bagian dari keluarga besar UGG di dunia.

Ketua Harian Badan Pengelola Taman Bumi Ciletuh, Deny Juanda, di Bandung, Sabtu, mengatakan, penerbitan sertifikat ini melengkapi perjuangan proses sertifikasi UNESCO.

"Alhamdulillah, kami bersyukur sekali atas terbitnya sertifikat ini, segera akan digelar acara peresmian UGG-Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Terima kasih atas prestasi semua pihak yang telah peduli dan bersama-sama berjuang pada setiap proses sertifikasi UNESCO," katanya.

Dihimpun dari Antara, sertifikat ini memiliki masa berlaku sejak ditetapkan dari 17 April 2018 hingga 16 April 2022.

Sebelumnya, UNESCO mengesahkan 12 taman Bumi dari 11 negara sebagai Taman Bumi Dunia UNESCO. Pengesahan disampaikan dalam sidang ke-2014 Badan Eksekutif UNESCO, Komisi Program dan Hubungan Eksternal, Kamis (12/4/18) di Paris, Perancis.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengatakan, mereka mendapatkan kabar itu dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi, Budiman, selaku perwakilan Jawa Barat di sidang itu. Hingga kini tercatat empat Taman Bumi Dunia UNESCO di Indonesia, yakni Taman Bumi Batur, Taman Bumi Gunung Sewu, Taman Bumi Ciletuh, dan Taman Bumi Rinjani.



Sumber Berita:Antaranews.com

Tags :

KOMENTAR