KAI Mulai Operasikan Kereta Mewah "Sleeper"

Selasa , 12 Juni 2018 | 13:23
KAI Mulai Operasikan Kereta Mewah
Sumber Foto bisnis.com
Pelayanan di kereta mewah
POPULER

JAKARTA--PT Kereta Api Indonesia mulai mengoperasikan kereta kelas mewah (luxury) "sleeper" di mana penumpang bisa langsung beristirahat di dalamnya.

Direktur KAI Edi Sukmoro saat pelepasan kereta "sleeper" di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, mengatakan kereta tersebut sebenarnya mulai beroperasi resmi pada 12 Juni mendatang, namun dalam arus mudik ini turut dioperasikan untuk mengetahui minat masyarakat.

"Saya sampaikan kesempatan ini adalah untuk melepas kereta yang biasa disebut sleeper dari Jakarta ke Surabaya untuk test market apakah masyarakat menghendaki ini," katanya.

Edi menyebutkan tarif masih dikenakan harga promo, yaitu Rp900.000 untuk satu bulan ke depan dan satu
kereta hanya berisi 18 kursi. "Kita juga memberikan fasilitas seluruhnya, makan-minum gratis, sekaligus juga fasilitas televisi, charger, semua ada. Yang pasti hanya menyediakan empat kereta," katanya.

Empat kereta tersebut akan resmi beroperasi pada 12 Juni mendatang dalam rangkaian KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun Surabaya Pasar Turi PP. Gerbong kereta api sleeper yang disiapkan untuk dirangkaikan ke KA Argo Bromo Anggrek mulai Selasa (12/6/2018).

Dia menuturkan apabila permintaan pasar meningkat, maka akan ditambah rute dan frekuensi perjalananya, termasuk untuk Jalur Selatan. "Kalau memang ini dimintai, Jalur Selatan mungkin akan digandeng," katanya.

Dengan demikian, Ia juga akan menambah kereta apabila perjalanan ditambah. "Yang pasti mau saya sampaikan karena ini produk lokal Inka seperti sudara sendiri jadi enggak susah kalau mau pesan," katanya.
Kereta `sleeper` itu merupakan empat dari seluruh jenis kereta, yaitu 438 kereta yang dipesan oleh KAI.

Edi mengatakan dengan mengoperasikan kereta "sleeper" tersebut, selain menjawab permintaan masyarakat, tetapi juga bentuk inovasi KAI dalam meningkatkan layanan. "Dengan adanya layanan luxury class ini, masyarakat lebih banyak pilihan kelas perjalanan sesuai dengan tarif dan pelayanannya," katanya.



Sumber Berita:Antaranews.com

Tags :

KOMENTAR