Asyiknya Keliling Surabaya Naik E-migo

Jumat , 04 Januari 2019 | 06:45
Asyiknya Keliling Surabaya Naik E-migo
Sumber Foto bhena geerushtia
Asiknya keliling Surabaya pakai E-migo.
POPULER

SURABAYA - Kota Surabaya, Jawa Timur kian memanjakan warganya termasuk pengunjungnya. Kota yang dijuluki Kota Pahlawan itu tidak hanya tersohor karena bunga Sakura bernama Tabebuya yang berwarna merah muda dan putih tetapi menyediakan transportasi sepeda listrik yang bisa digunakan untuk keliling kota.

Munculnya bisnis layanan transportasi sepeda listrik berbasis aplikasi di Surabaya bisa menjadi sebuah kemewahan tersendiri lho!. Sepeda listrik itu dinamakan E-migo.

Kebetulan langit Surabaya yang sedang teduh serta jalanan yang tidak macet membuat berkendara santai semakin asyik.

Untuk menyewa E-migo tidak sulit. Cukup mendatangi stasiun penyewaan terdekat. Stasiun penyewaan E-migo biasanya adalah rumah warga yang memiliki lahan cukup untuk menampung beberapa sepeda dan disewa perusahaan E-migo.

Di Surabaya, tarif E-migo hanya Rp2.000 untuk satu jam berkendara.

Untuk mengendarai E-migo, pengendara harus tetap memperhatikan baterainya. Jika sudah dirasa baterai hampir habis segera cari stasiun E-migo terdekat lalu tukar dengan sepeda yang baterai tokcer alias 100 persen bertenaga oke.

Hampir empat jam berkendara, sudah keluar masuk gang kecil atau jalan raya utama sudah cukup puas rasanya. E-migo bisa dikembalikan di stasiun terdekat dari tujuan akhir. Ini merupakan inovasi bisnis yang patut didukung.

Selama empat jam berkendara tanpa berkontribusi menyumbang polusi merupakan hal luar biasa yang dilakukan pada liburan awal tahun ini.

Kabarnya E-migo bakal dikembangkan juga di Yogyakarta dan Malang. Apabila masif digunakan masyarakat maka E-migo bisa menjadi salah cara untuk menekan polusi terutama di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta.

Usai keliling Kota Surabaya dan balik ke hotel, jangan lupa makan makanan khas Surabaya ya, rujak cingur. Asik banget deh! Nggak rugi berlibur ke Kota Pahlawan. Pengunjung semakin dimanjakan lho. Ayo kapan nih?(bhena geerushtia)

KOMENTAR